Medan (Humas) – Penyuluh Agama Kristen KUA Medan Sunggal, Sindar Purba, S.Th., M.Pd., melaksanakan kegiatan Bimbingan Penyuluhan (BP) di Panti Asuhan Yayasan Mutiara Mulia Indonesia, Jalan Dr. Mansyur Baru, Medan, Jumat, 11 September 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelayanan dan pembinaan rohani kepada warga binaan, khususnya anak-anak panti asuhan.
Bimbingan penyuluhan tersebut mengangkat tema “Apa Bedanya Kita dengan Mereka”.
Kegiatan dihadiri oleh Ketua Yayasan Mutiara Mulia Indonesia, para pengurus, serta seluruh anak-anak panti asuhan. Para peserta mengikuti kegiatan dengan penuh antusias. Melalui tema tersebut, anak-anak diajak untuk membangun rasa percaya diri, memahami kesetaraan, serta memiliki motivasi dalam menjalani kehidupan.
Dalam pemaparannya, Sindar Purba menekankan bahwa setiap manusia memiliki nilai dan martabat yang sama di hadapan Tuhan. Kondisi kehidupan, latar belakang keluarga, maupun keadaan sosial seseorang tidak menjadi alasan untuk merasa rendah diri atau menganggap dirinya lebih rendah dibandingkan orang lain.
Pesan tersebut diperkuat dengan firman Tuhan yang diambil dari Mazmur 139:14: “Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya.” Melalui firman tersebut, anak-anak diajak menyadari bahwa setiap pribadi diciptakan secara istimewa oleh Tuhan dan memiliki potensi untuk berkembang serta meraih masa depan yang baik.
Sindar juga memotivasi anak-anak agar tidak membandingkan kehidupan mereka secara negatif dengan orang lain. Sebaliknya, mereka didorong untuk mensyukuri keberadaan diri, terus belajar, memiliki semangat, menjaga pergaulan, serta percaya bahwa Tuhan memiliki rencana yang baik bagi kehidupan setiap orang.
Sementara itu, Kepala KUA Medan Sunggal, H. Agus Salim, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Penyuluh Agama Kristen yang terus memberikan pelayanan dan pembinaan kepada umat. “Kami mengucapkan terima kasih kepada penyuluh agama Kristen yang selalu memberikan pelayanan kepada umat. Semoga kebaikan dalam membina masyarakat ini terus berkelanjutan dan berkesinambungan, sehingga manfaatnya dapat terus dirasakan oleh masyarakat,” ujar Agus Salim.
Kegiatan Bimbingan Penyuluhan di Panti Asuhan Yayasan Mutiara Mulia Indonesia menjadi sarana penting dalam memberikan penguatan rohani dan membangun kepercayaan diri anak-anak. Melalui firman Tuhan, mereka diingatkan bahwa setiap manusia diciptakan istimewa, memiliki martabat yang sama di hadapan Tuhan, serta memiliki kesempatan untuk meraih masa depan yang lebih baik. Pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan diharapkan dapat membentuk pribadi anak-anak yang percaya diri, bersyukur, tangguh, dan memiliki motivasi dalam menjalani kehidupan.(Paidi).

