Penyuluh KUA Medan Sunggal Ajak Korban NAPZA Kiki Alam Jaya Senantiasa Bersholawat

Medan (Humas) – Bimbingan dan penyuluhan (Bimluh) Istiqomah dilaksanakan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Medan Sunggal, Paidi, S.Ag., kepada pasien korban NAPZA di Kiki Alam Jaya, Jalan Seroja Raya, Kelurahan Tanjung Selamat, Kota Medan, Senin (31/8/2026). Dalam kegiatan tersebut, Paidi menyampaikan pesan dakwah tentang pentingnya senantiasa bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW sebagai salah satu amalan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Penyuluhan diberikan kepada pasien rehabilitasi yang beragama Islam, sementara pasien yang beragama lain mendapatkan bimbingan sesuai dengan agama dan keyakinannya masing-masing. Mengawali kegiatan, Paidi mengajak para pasien untuk bersama-sama melantunkan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW, di antaranya Sholawat Jibril dan Sholawat Badar. Para pasien mayoritas telah hafal kedua sholawat tersebut sehingga suasana penyuluhan berlangsung komunikatif, aktif, dan penuh kebersamaan.

Paidi kemudian menjelaskan sejumlah keutamaan bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW. Menurutnya, orang yang senantiasa bersholawat akan memperoleh kebaikan, mendapatkan perhatian dan rahmat dari Allah SWT, serta memperoleh syafaat Rasulullah SAW. Amalan tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari ikhtiar spiritual para pasien selama menjalani proses rehabilitasi.
“Orang yang senantiasa bersholawat kepada Nabi akan mendapatkan kebaikan, mendapatkan perhatian dari Allah SWT, dan mendapatkan syafaat atau pertolongan Rasulullah SAW, baik di dunia maupun di akhirat,” ujar Paidi.

Lebih lanjut, Paidi menyampaikan bahwa syafaat dan pertolongan Allah SWT sangat diharapkan oleh para pasien yang sedang berjuang melepaskan diri dari ketergantungan NAPZA. Menurutnya, proses menuju kesembuhan membutuhkan ikhtiar lahir dan batin. Karena itu, selain mengikuti program rehabilitasi dengan sungguh-sungguh, pasien juga diajak memperkuat spiritualitas melalui ibadah, doa, dzikir, dan memperbanyak sholawat.
“Pertolongan dari Allah SWT sangat kita harapkan, terutama bagi saudara-saudara kita yang sedang berjuang untuk sembuh dari ketergantungan narkoba. Mari terus berikhtiar dan mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui berbagai amalan kebaikan, termasuk bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW,” pesan Paidi.

Pada penghujung kegiatan, bimbingan dan penyuluhan ditutup dengan muhasabah serta doa bersama. Suasana berlangsung khusyuk dan penuh harapan agar para pasien diberikan kekuatan, keteguhan hati, kesehatan, serta kesembuhan dari ketergantungan NAPZA. Kesimpulannya, melalui bimbingan spiritual dan pembiasaan bersholawat, para pasien diharapkan semakin termotivasi untuk menjalani proses rehabilitasi dengan sabar, optimis, dan sungguh-sungguh, serta senantiasa memohon pertolongan Allah SWT dalam setiap langkah menuju kesembuhan.(Paidi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *