Penyuluh KUA Medan Sunggal Beri Bimbingan Di Rumah Terapi Kiki Alam Jaya Medan

Medan (Hunas) – Penyuluh Agama Kristen KUA Medan Sunggal, Sindar Purba, S.Th. M.Pd bersinergi dengan Penyuluh Agama Kristen KUA Medan Perjuangan, Drammes Lumbangtobing, S.Th. M.Pd menggelar kegiatan Bimbingan Penyuluhan (BP) rohani bagi para residen di Rumah Terapi Penyalahgunaan Narkoba Kiki Alam Jaya, yang beralamat di Jalan Seroja Raya Sudut, Medan, Pada Senin (26/10/2026). Kegiatan strategis ini dilaksanakan secara kolaboratif. Kehadiran para penyuluh ini menjadi bukti nyata kepedulian Kementerian Agama dalam memberikan penguatan mental, moral, dan spiritual bagi warga binaan yang sedang berjuang pulih dari ketergantungan narkotika.

Dalam sesi bimbingan tersebut, tim penyuluh menyampaikan materi rohani mendalam yang bertajuk “Hiduplah dengan Bijak”. Materi ini sengaja dipilih untuk memberikan landasan berpikir yang sehat dan rasional bagi para residen agar mampu mengambil keputusan yang benar demi masa depan mereka. Melalui pendekatan yang humanis dan persuasif, warga binaan diajak untuk merenungkan kembali tujuan hidup mereka serta mulai meninggalkan pola hidup masa lalu yang merusak diri sendiri dan lingkungan sekitar.

Penyampaian firman Tuhan dalam penyuluhan ini didasarkan pada nats Alkitab yang tertulis dalam Efesus 5:15, yang berbunyi: “Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, jangan seperti orang bebal, tetapi seperti orang bijak.” Melalui ayat ini, para penyuluh menekankan bahwa hidup adalah sebuah kesempatan berharga yang harus dijalani dengan penuh kehati-hatian, tanggung jawab, dan kesadaran penuh akan konsekuensi dari setiap tindakan yang diambil.

Para residen Rumah Terapi tampak mengikuti jalannya penyuluhan dengan antusiasme yang tinggi, tertib, dan penuh khidmat. Kehadiran bimbingan rohani yang konsisten seperti ini dinilai sangat membantu mempercepat proses pemulihan psikologis dan kesehatan mental para pasien di samping program rehabilitasi medis yang mereka jalani sehari-hari. Motivasi spiritual yang bersumber dari firman Tuhan memberikan secercah harapan baru dan kekuatan batin bagi mereka untuk terus bertahan melewati masa-masa sulit rehabilitasi.

Pihak pengelola Rumah Terapi Penyalahgunaan Narkoba menyampaikan apresiasi yang luar biasa atas komitmen dan dedikasi yang ditunjukkan oleh Sindar Purba dan Drammes Lumbantobing dalam mendampingi para residen. Sinergi antara lembaga rehabilitasi dan penyuluh agama dinilai sebagai formula yang sangat efektif dalam memulihkan karakter serta kerohanian para korban penyalahgunaan zat terlarang. Dukungan emosional dan spiritual secara berkala diyakini mampu membentengi mental warga binaan agar tidak kembali terjerumus setelah menyelesaikan masa terapi.

Melalui rilis pers ini, KUA Medan Sunggal dan KUA Medan Perjuangan berharap agar pelayanan bimbingan keagamaan Kristen seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan ke berbagai lembaga pemulihan sosial. Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat luas bahwa perhatian, doa, dan pendampingan rohani yang tulus merupakan instrumen penting dalam memulihkan sesama. Dengan pendampingan yang penuh kasih, para penyuluh agama berkomitmen untuk terus hadir membawa pengharapan serta memotivasi generasi muda menuju kehidupan yang lebih baik dan bermartabat.(SP/PAI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *