Medan (Humas) — Kemenag Medan terus mendorong penguatan pembinaan mental dan spiritual ASN melalui berbagai kegiatan keagamaan yang terstruktur dan berkelanjutan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui Rapat Pengurus Seksi Kerohanian Persekutuan Seksi Bimas Kristen (PSBK) Kemenag Medan yang dilaksanakan pada Senin (22/6/2026).
Kegiatan ini menjadi forum koordinasi dan evaluasi dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kerohanian sekaligus memperkuat persekutuan di lingkungan PSBK. Rapat dihadiri oleh pengurus dan anggota Seksi Kerohanian PSBK, yakni Mateus Brian Purba, S.Th., Siti Mawar Zega, Nurmawan Hutauruk, Honmaida Saragih, Tiurma Butarbutar, Maruli Siburian, dan Daniel Manalu.
Dalam pertemuan tersebut, peserta membahas berbagai agenda strategis, mulai dari evaluasi pelaksanaan ibadah rutin hari Senin, penyusunan jadwal pelayan ibadah, pembagian tugas liturgi, pembawa firman, doa syafaat, hingga penyusunan program-program kerohanian yang akan dilaksanakan pada periode mendatang.
Sebagai pembicara dalam rapat tersebut, Antonius Siagian menyampaikan pentingnya menjaga semangat pelayanan dan persekutuan sebagai bagian dari upaya membangun kehidupan rohani yang sehat di lingkungan kerja. Menurutnya, pelayanan kerohanian yang terencana dan dijalankan secara konsisten akan memberikan dampak positif bagi penguatan karakter dan integritas ASN.
“Seksi Kerohanian memiliki peran yang sangat penting dalam membangun kehidupan rohani anggota PSBK. Melalui ibadah yang rutin, pelayanan yang teratur, dan kebersamaan dalam persekutuan, kita tidak hanya bertumbuh dalam iman, tetapi juga semakin siap menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai ASN yang berintegritas,” ujar Antonius.
Dalam kesempatan tersebut, peserta juga merenungkan Firman Tuhan yang diambil dari Ibrani 10:25, “Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati.” Firman tersebut menjadi pengingat pentingnya menjaga semangat persekutuan dan saling mendukung dalam pelayanan.
Antonius menambahkan bahwa persekutuan yang kuat akan menjadi fondasi dalam membangun lingkungan kerja yang harmonis, saling mendukung, dan berlandaskan nilai-nilai keimanan.
“Melalui pertemuan seperti ini, kita dapat saling menguatkan, bertukar gagasan, dan menyusun langkah-langkah pelayanan yang lebih baik. Harapannya, setiap anggota PSBK dapat semakin aktif terlibat dalam pelayanan dan menjadi berkat bagi sesama, baik di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat,” tambahnya.
Rapat berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan keterbukaan. Berbagai masukan serta gagasan yang disampaikan peserta menjadi bahan penting dalam penyusunan program pelayanan ke depan yang lebih efektif dan berdampak.
Melalui kegiatan ini, PSBK Kemenag Medan berkomitmen untuk terus memperkuat pembinaan rohani ASN melalui pelayanan yang terencana, kolaboratif, dan berkelanjutan. Penguatan kehidupan spiritual di lingkungan kerja diharapkan dapat mendukung terciptanya ASN yang profesional, berintegritas, serta memiliki semangat pelayanan yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan.

