PPAI, GPAI, dan KKG PAI Medan Tebar Kepedulian, Salurkan 60 Paket Perlengkapan Sekolah untuk Anak Yatim

Medan (Humas) – Dalam rangka menyemarakkan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas 10 Muharram 1448 Hijriah, Paguyuban Pengawas Pendidikan Agama Islam (PPAI), Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI), dan Kelompok Kerja Guru (KKG) PAI Kota Medan menggelar kegiatan bakti sosial bertajuk “Tebar Kebaikan, Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Yatim di Bulan Muharram” di Masjid Baiturrahman, Kampung Nelayan Seberang, Kecamatan Medan Belawan, Senin (29/6/2026).

Kegiatan diawali dengan pelepasan rombongan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan, Dr. H. Impun Siregar, M.A., di halaman Kantor Kementerian Agama Kota Medan. Turut hadir Kepala Subbagian Tata Usaha H. Untung Nasution, M.H.I., Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam H. Ahmad Kamil Harahap, M.A., Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Dr. H. Yose Rizal, S.Ag., M.M., Penyelenggara Zakat dan Wakaf Firdansyah M. Hasibuan, S.Ag., M.H., Ketua Pokjawas PAI Siti Maryam Pulungan, beserta para pengawas dan guru Pendidikan Agama Islam Kota Medan.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan dan kesejahteraan anak yatim, PPAI, GPAI, dan KKG PAI Kota Medan menyalurkan 60 paket perlengkapan sekolah yang terdiri atas tas, buku tulis, alat tulis, dan perlengkapan belajar lainnya. Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan semangat baru bagi anak-anak dalam menyambut tahun ajaran baru sekaligus meringankan beban keluarga mereka.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan H. Impun Siregar mengapresiasi inisiatif para pengawas dan guru Pendidikan Agama Islam yang telah menggerakkan aksi sosial sebagai wujud nyata pengamalan nilai-nilai keislaman.

“Saya mengapresiasi semangat kebersamaan PPAI, GPAI, dan KKG PAI Kota Medan yang menjadikan bulan Muharram sebagai momentum untuk berbagi kepada anak-anak yatim. Kegiatan ini merupakan implementasi nyata ajaran Islam yang mengajarkan kepedulian, kasih sayang, dan semangat berbagi kepada sesama,” ujar Impun Siregar.

Kakan menegaskan bahwa guru Pendidikan Agama Islam memiliki tanggung jawab yang tidak hanya terbatas pada proses pembelajaran di sekolah, tetapi juga menjadi teladan dalam membangun karakter dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Guru agama harus mampu menjadi inspirasi melalui ilmu dan keteladanan. Kepedulian yang ditunjukkan hari ini membuktikan bahwa pendidikan agama bukan sekadar teori di ruang kelas, tetapi diwujudkan melalui aksi nyata yang membawa manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

H. Impun Siregar juga berharap kegiatan sosial seperti ini terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga semakin memperkuat citra Kementerian Agama sebagai institusi yang hadir memberikan pelayanan sekaligus menebarkan nilai-nilai kemanusiaan.

Sementara itu, Ketua Pokjawas PAI Kota Medan, Siti Maryam Pulungan menyampaikan bahwa kegiatan berbagi ini merupakan hasil sinergi seluruh pengawas dan guru Pendidikan Agama Islam yang memiliki komitmen untuk menumbuhkan budaya peduli dan berbagi, terutama pada momen yang penuh keberkahan seperti bulan Muharram.

Menurutnya, profesi pendidik memiliki tanggung jawab moral untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pembina karakter dan penggerak kepedulian sosial.

“Kegiatan ini bukan sekadar penyerahan bantuan, tetapi merupakan bentuk pendidikan karakter yang kami contohkan kepada peserta didik. Kami ingin menanamkan bahwa berbagi kepada sesama, khususnya anak yatim, adalah bagian dari nilai-nilai Islam yang harus terus dihidupkan. Semoga kepedulian ini menjadi inspirasi bagi guru, siswa, dan masyarakat untuk terus menebarkan kebaikan,” ujar Siti Maryam Pulungan.

Ia berharap kolaborasi antara PPAI, GPAI, dan KKG PAI Kota Medan dapat terus diperkuat melalui berbagai program yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan agama, tetapi juga menyentuh aspek sosial kemasyarakatan.

“Kami ingin PPAI, GPAI, dan KKG PAI tidak hanya dikenal sebagai wadah peningkatan kompetensi guru, tetapi juga menjadi komunitas yang aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan. Dengan kebersamaan, kita dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan menghadirkan wajah Pendidikan Agama Islam yang humanis, peduli, dan penuh kasih,” tambahnya.

Kehangatan dan kebersamaan yang terjalin menjadi cerminan semangat ukhuwah Islamiyah yang terus dipupuk oleh keluarga besar Pendidikan Agama Islam Kota Medan.

Melalui kegiatan bertema “Tebar Kebaikan, Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Yatim di Bulan Muharram”, PPAI, GPAI, dan KKG PAI Kota Medan berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial terus tumbuh di kalangan pendidik. Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa guru Pendidikan Agama Islam tidak hanya berperan mencerdaskan kehidupan bangsa, tetapi juga hadir sebagai agen perubahan yang membawa manfaat, menebarkan kasih sayang, dan memperkuat nilai-nilai kemanusiaan di tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *