“Setiap Pribadi Bernilai di Mata Allah”, Tema Penyuluhan Katolik Kemenag Kota Medan di LPKA Kelas I Medan

Medan (Humas) Penyuluh Katolik Kementerian Agama Kota Medan melaksanakan kegiatan penyuluhan keagamaan bagi warga binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Medan, Jalan Pemasyarakatan, Kelurahan Tanjung Gusta, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan, Sumatera Utara, Kamis (04/06/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam bentuk Ibadat Sabda Katolik yang berlangsung di aula lembaga pembinaan.

Penyuluhan dipimpin oleh Hekdi Jojada Sinaga, S.Fil. selaku pemimpin ibadat dan didampingi oleh Leonhard Hutagalung, S.S. sebagai pembawa renungan atau khotbah. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Marulam Nainggolan, S.S. dan Zetra Hail Saragih, S.Fil., yang merupakan Penyuluh Bimas Katolik Kementerian Agama Kota Medan.

Mengusung tema “Setiap Pribadi Bernilai di Mata Allah”, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan penguatan spiritual kepada warga binaan agar semakin menyadari martabat dan nilai dirinya sebagai ciptaan Tuhan yang dikasihi. Melalui penyuluhan ini, para peserta diajak untuk membangun harapan serta semangat dalam menjalani proses pembinaan.

Dalam renungannya, Leonhard Hutagalung mengangkat bacaan Kitab Suci dari 2 Korintus 5:17 yang menegaskan bahwa setiap orang yang hidup di dalam Kristus adalah ciptaan baru. Pesan tersebut mengajak para peserta untuk meninggalkan masa lalu dan membuka diri terhadap perubahan hidup yang lebih baik.

Hekdi Jojada Sinaga mengatakan bahwa pembinaan rohani memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan memperkuat mental warga binaan. “Tema ini mengingatkan kita bahwa setiap pribadi memiliki nilai yang berharga di hadapan Allah. Karena itu, jangan pernah kehilangan harapan untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.

Senada dengan itu, Leonhard Hutagalung menyampaikan bahwa kasih Tuhan selalu membuka kesempatan bagi setiap orang untuk memperbarui hidupnya. “Melalui firman Tuhan, kita diajak untuk percaya bahwa masa depan yang lebih baik selalu tersedia bagi mereka yang mau berubah dan berjalan dalam iman,” katanya. Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh antusiasme, serta diharapkan dapat memberikan manfaat bagi perkembangan spiritual dan moral para warga binaan di LPKA Kelas I Medan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *