Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Sunggal, Paidi dan Fuji, bersama Penyuluh Agama Kristen Sindar Purba, Penyuluh Agama Katolik Roni Antonius Sitanggang, serta Penghulu KUA Medan Sunggal Muhammad Hamka mengikuti Zoom Meeting Petunjuk Teknis Aplikasi Early Warning System (EWS) SiRukun di Kantor Urusan Agama Kecamatan Medan Sunggal, Jalan Seroja Nomor 1 Medan, Kamis (18/6/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh penghulu dan penyuluh agama di lingkungan Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara. Turut hadir memberikan arahan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara Ahmad Qosbi. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam pemanfaatan teknologi digital untuk menjaga dan memperkuat kerukunan umat beragama.
Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa EWS SiRukun (Sistem Deteksi Dini Indonesia Rukun) merupakan aplikasi yang dirancang untuk mengidentifikasi secara cepat berbagai potensi persoalan sosial dan keagamaan yang dapat mengganggu kerukunan masyarakat. Melalui sistem ini, informasi terkait gejala konflik, gesekan sosial, maupun permasalahan keagamaan dapat dihimpun dan dianalisis secara lebih cepat sehingga langkah-langkah pencegahan dapat segera dilakukan.
Paidi menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, aplikasi EWS SiRukun akan sangat membantu para penyuluh agama dalam menjalankan tugas pembinaan masyarakat. “Melalui aplikasi EWS SiRukun, kami dapat lebih cepat melaporkan dan memantau berbagai potensi permasalahan yang muncul di tengah masyarakat. Dengan deteksi dini, penyelesaian masalah dapat dilakukan secara lebih efektif dan tepat sasaran,” ujarnya.
Sementara itu, para peserta juga memperoleh penjelasan teknis mengenai tata cara penggunaan aplikasi, mekanisme pelaporan, hingga proses tindak lanjut terhadap informasi yang masuk. Diharapkan seluruh penghulu dan penyuluh agama mampu mengoperasikan aplikasi tersebut dengan baik sehingga dapat menjadi instrumen penting dalam menjaga stabilitas sosial dan memperkuat harmoni kehidupan beragama di tengah masyarakat.
Kegiatan petunjuk teknis aplikasi EWS SiRukun memberikan pemahaman yang lebih baik kepada penyuluh dan penghulu KUA Medan Sunggal mengenai pentingnya sistem deteksi dini dalam menjaga kerukunan umat beragama. Melalui pemanfaatan teknologi digital, potensi permasalahan di masyarakat dapat diketahui lebih awal sehingga langkah pencegahan dan penyelesaian dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan efektif demi terwujudnya Indonesia yang rukun dan harmonis.(Paidi).

