Penyuluh Agama Islam KUA Medan Petisah Bersinergi dengan Nakes dan Kader Posyandu ILP Akasia Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam Fungsional Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Petisah terus memperkuat sinergi lintas sektor melalui kegiatan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) Akasia bersama tenaga kesehatan (nakes) dan kader posyandu yang dilaksanakan pada Rabu (5/8/2026) di Jln. Pembangunan No. 42, Kelurahan Helvetia Timur, Kota Medan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memberikan pelayanan terpadu kepada masyarakat, tidak hanya melalui layanan kesehatan, tetapi juga pembinaan mental dan spiritual. Kehadiran Penyuluh Agama Islam di tengah masyarakat menjadi wujud nyata kolaborasi dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.

Dalam kesempatan tersebut, Penyuluh Agama Islam Fungsional KUA Kecamatan Medan Petisah, Nurlely, M.Sos, menyampaikan penyuluhan keagamaan mengenai pentingnya menjaga kesehatan sebagai bagian dari amanah Allah SWT. Masyarakat juga diajak untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat serta membangun keluarga yang harmonis dengan berlandaskan nilai-nilai agama.

“Sinergi antara penyuluh agama, tenaga kesehatan, dan kader posyandu merupakan langkah strategis dalam memberikan pelayanan yang utuh kepada masyarakat. Kesehatan jasmani harus diimbangi dengan kesehatan rohani agar tercipta keluarga yang sehat, sakinah, dan sejahtera,” ujar Nurlely.

Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya partisipasi warga yang mengikuti berbagai layanan kesehatan, konsultasi, serta penyuluhan agama. Kegiatan ini menjadi wadah edukasi bagi masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, KUA Kecamatan Medan Petisah berkomitmen untuk terus membangun kolaborasi dengan berbagai pihak dalam menghadirkan pelayanan yang berdampak bagi masyarakat. Sinergi bersama tenaga kesehatan dan kader Posyandu ILP Akasia diharapkan mampu mewujudkan masyarakat yang sehat, religius, dan memiliki ketahanan keluarga yang kuat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *