Medan (Humas) — Pimpinan Pondok Pesantren Modern Darul Hikmah Taman Pendidikan Islam (PPMDH TPI) Medan sekaligus Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kota Medan, Dr. H. Yose Rizal, S.Ag., MM., secara resmi membuka kegiatan Kemah Dakwah 2026 di Bumi Perkemahan Tanduk Benua, Selasa sore (22/9/2026). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 22–24 September 2026, tersebut diikuti para santri Pondok Pesantren Modern Darul Hikmah TPI Medan sebagai bagian dari pembinaan karakter, kemandirian, dan penguatan nilai-nilai keagamaan.
Dalam sambutannya, H. Yose Rizal menyampaikan bahwa Kemah Dakwah tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan yang membawa santri keluar dari lingkungan pesantren, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran melalui pengalaman secara langsung. Berada di alam terbuka, menurutnya, memberikan kesempatan kepada para santri untuk belajar menghadapi berbagai situasi, melatih kemandirian, meningkatkan kedisiplinan, membangun kerja sama, sekaligus memperkuat kebersamaan antarsantri.
“Kemah Dakwah ini jangan hanya dipandang sebagai kegiatan berkemah atau kegiatan di luar pesantren. Jadikan kegiatan ini sebagai bagian dari proses belajar, karena banyak hal yang dapat kita pelajari melalui pengalaman, kebersamaan, kedisiplinan, dan tanggung jawab,” ujar H. Yose Rizal.

H. Yose Rizal menambahkan, pengalaman yang diperoleh selama mengikuti Kemah Dakwah diharapkan dapat membentuk sikap dan karakter santri sehingga tidak hanya bermanfaat selama berada di lingkungan pesantren, tetapi juga menjadi bekal ketika mereka kembali berinteraksi dengan keluarga dan masyarakat. Menurutnya, pendidikan karakter perlu dibangun melalui pembiasaan dan pengalaman nyata agar nilai-nilai yang dipelajari dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pada kesempatan tersebut, H. Yose Rizal juga menitipkan pesan khusus kepada para santri melalui lima karakter yang dirangkum dalam kata “SETIR”, yakni Sabar, Energik, Tawakal, Inovatif, dan Rajin. Lima karakter tersebut diharapkan menjadi pegangan bagi para santri dalam menjalani proses pendidikan sekaligus menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
“Jadilah santri yang SETIR. S berarti Sabar, E berarti Energik, T berarti Tawakal, I berarti Inovatif, dan R berarti Rajin. Lima karakter ini harus terus ditanamkan dan dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari. Sabar dalam menghadapi keadaan, energik dalam belajar dan beraktivitas, tawakal kepada Allah SWT, inovatif dalam menghadapi perkembangan zaman, serta rajin dalam menuntut ilmu dan menjalankan tanggung jawab,” pesannya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa menjadi santri tidak cukup hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga harus memiliki karakter yang kuat. Kesabaran diperlukan dalam menghadapi proses dan tantangan, semangat dan energi positif dibutuhkan agar tidak mudah menyerah, sedangkan tawakal menjadi landasan spiritual dalam setiap ikhtiar. Di sisi lain, kemampuan berinovasi diperlukan agar santri mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai yang menjadi dasar pendidikan pesantren.
Kemah Dakwah 2026 di Bumi Perkemahan Tanduk Benua diisi dengan berbagai aktivitas yang memadukan unsur keagamaan, pendidikan, kepemimpinan, kedisiplinan, kerja sama, serta pengembangan karakter. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, para santri diharapkan memperoleh pengalaman yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga memberikan pembelajaran tentang tanggung jawab, kepedulian, kemandirian, dan pentingnya membangun kebersamaan.

Kegiatan yang berlangsung hingga Kamis (24/9/2026) tersebut diharapkan menjadi momentum bagi para santri PPMDH TPI Medan untuk memperkuat karakter dan semangat dakwah. Nilai-nilai yang diperoleh selama mengikuti Kemah Dakwah diharapkan dapat terus dibawa dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan pesantren, keluarga, maupun di tengah masyarakat.

