Perkuat Sinergi, Kemenag Medan dan Rudenim Belawan Tingkatkan Pembinaan Mental dan Rohani Deteni

Medan (Humas) – Dalam upaya memperkuat implementasi nilai-nilai Asta Protas Kementerian Agama, khususnya pada aspek penguatan moderasi beragama dan layanan keagamaan yang inklusif, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Medan menerima audiensi dari Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Belawan, Selasa (7/4/2026). Pertemuan yang berlangsung di ruangan Kepala Kantor Kemenag Kota Medan ini menjadi langkah strategis dalam membangun kolaborasi pembinaan mental dan rohani bagi para deteni.

Kepala Kantor Kemenag Kota Medan, Dr. H. Impun Siregar, MA dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas sinergi yang telah terjalin antara kedua instansi. Ia menilai kerja sama ini sejalan dengan semangat Kementerian Agama dalam menghadirkan layanan keagamaan yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat, termasuk para deteni.

“Kami mengapresiasi kerja sama dan kolaborasi yang selama ini sudah berjalan. Semoga ke depan sinergi ini semakin baik dan memberi manfaat yang lebih luas,” ujar H. Impun Siregar.

Ia menegaskan bahwa Kementerian Agama memiliki peran penting dalam pembinaan mental dan spiritual, yang tidak hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, melainkan tugas bersama lintas instansi. Hal ini menjadi bagian dari komitmen Kemenag dalam menghadirkan layanan keagamaan yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

“Kementerian Agama siap untuk membina mental para deteni. Untuk pembinaan mental dan rohani ini adalah tugas kita bersama,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kakan Kemenag Medan menjelaskan bahwa pihaknya memiliki penyuluh agama dari berbagai agama yang siap memberikan layanan pembinaan secara menyeluruh dan inklusif, sebagai bentuk nyata implementasi moderasi beragama. Upaya ini juga menjadi wujud kehadiran negara dalam memberikan pendampingan spiritual yang adil dan merata.

“Penyuluh agama di Kementerian Agama Kota Medan ada di semua agama, sehingga pembinaan dapat dilakukan secara menyeluruh dan sesuai dengan kebutuhan para deteni,” jelasnya.

Ia juga membuka ruang komunikasi aktif sebagai bagian dari penguatan layanan dan respons cepat terhadap berbagai permasalahan di lapangan. Sinergi dan komunikasi yang baik dinilai menjadi kunci keberhasilan program pembinaan.

“Kalau ada masalah, jangan sungkan untuk terus beritahu kepada kami. Kita akan cari solusi bersama,” tambahnya.

Sementara itu, perwakilan Rudenim Belawan, Charles, menyampaikan apresiasi atas dukungan Kemenag Kota Medan dalam upaya pembinaan deteni, khususnya dalam aspek mental dan keagamaan. Ia menilai sinergi yang terjalin selama ini memberikan dampak positif bagi kondisi psikologis dan spiritual para deteni.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan dukungan dari Kementerian Agama Kota Medan. Pembinaan mental dan rohani ini sangat penting bagi para deteni, dan kami berharap kerja sama ini terus berlanjut dan semakin kuat,” ujar Charles.

Audiensi ini diharapkan semakin memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menghadirkan pembinaan yang humanis, inklusif, dan berkelanjutan, sekaligus menjadi wujud nyata implementasi nilai-nilai Asta Protas Kementerian Agama dalam kehidupan bermasyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *