Melalui Pesan Matius 19:14, Kemenag Medan Perkuat Pembinaan Generasi Muda di Panti Asuhan

Medan (Humas) — Kemenag Medan terus memperkuat pembinaan generasi muda melalui berbagai layanan keagamaan yang menyentuh langsung masyarakat. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan pembinaan dan pelayanan keagamaan yang dilaksanakan oleh Penyuluh Agama Kristen Kemenag Medan di Panti Asuhan Cahaya Hati Anugerah, Jalan Sei Bagerpang No. 25 Medan, pada Rabu (24/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh anak-anak panti asuhan serta pengurus panti, termasuk Daminta Berutu, S.Th. Melalui kegiatan ini, anak-anak mendapatkan penguatan rohani dan pembinaan karakter sebagai bekal dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Dalam kesempatan tersebut, penyuluh agama menyampaikan khotbah yang terambil dari Matius 19:14, yang mengingatkan pentingnya memberikan perhatian, kasih sayang, dan pembinaan kepada anak-anak sebagai generasi penerus bangsa dan umat beragama.

Daminta menyampaikan bahwa pembinaan keagamaan bagi anak-anak memiliki peran penting dalam membentuk karakter, moral, dan spiritualitas sejak usia dini. Menurutnya, generasi muda perlu dibekali dengan nilai-nilai keimanan agar mampu tumbuh menjadi pribadi yang tangguh dan berakhlak mulia.

“Firman Tuhan dalam Matius 19:14 mengajarkan kepada kita bahwa anak-anak memiliki tempat yang istimewa di hadapan Tuhan. Karena itu, mereka perlu dibimbing dan didampingi agar bertumbuh menjadi pribadi yang beriman, berkarakter, serta mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan dengan tetap mengandalkan Tuhan,” ujarnya.

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh sukacita. Anak-anak panti asuhan mengikuti rangkaian pembinaan dengan antusias serta aktif berinteraksi selama penyampaian materi keagamaan.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas perhatian dan pelayanan yang diberikan kepada anak-anak panti asuhan. Menurutnya, kegiatan pembinaan rohani seperti ini memberikan semangat dan motivasi bagi anak-anak untuk terus bertumbuh dalam iman dan karakter yang baik.

Melalui kegiatan tersebut, Kemenag Medan berupaya menghadirkan layanan keagamaan yang tidak hanya berfokus pada aspek ritual, tetapi juga menyentuh pembinaan karakter dan penguatan mental spiritual generasi muda. Kehadiran penyuluh agama di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan dampak positif serta memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.

Pembinaan yang berkelanjutan kepada anak-anak dan remaja menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi yang beriman, berakhlak, dan memiliki kepedulian sosial. Karena itu, Kemenag Medan akan terus mendorong peran aktif penyuluh agama dalam menghadirkan layanan keagamaan yang inklusif, edukatif, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *