Perkuat Iman dan Dekatkan Diri kepada Allah, PAI Kemenag Medan Bimbing Jamaah Raih Ketenangan Hati

Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kemenag Medan, H. Abdullah Hakim, memberikan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh) kepada jamaah Majelis Taklim Al Wardah, Selasa (28/7/2026). Kegiatan tersebut mengangkat tema “Rahasia Hati yang Tenang: Dzikir, Syukur, dan Sabar dalam Kehidupan”. Melalui kegiatan ini, PAI Kemenag Medan membimbing jamaah untuk memperkuat iman dan semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT sebagai upaya meraih ketenangan hati.

Dalam penyampaiannya, H. Abdullah Hakim menjelaskan bahwa ketenangan hati tidak hanya diperoleh dari terpenuhinya kebutuhan duniawi, tetapi juga melalui kuatnya hubungan seorang hamba dengan Allah SWT. Kedekatan kepada Allah dapat diwujudkan dengan memperbanyak dzikir, meningkatkan ibadah, serta membiasakan diri untuk bersyukur dan bersabar dalam setiap keadaan. Ia menegaskan bahwa hati yang senantiasa mengingat Allah akan lebih kuat dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan.

“Ketenangan hati akan hadir ketika iman semakin kuat dan kita senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui dzikir, ibadah, rasa syukur, serta kesabaran dalam menghadapi setiap ujian,” ujar H. Abdullah Hakim. Menurutnya, keimanan menjadi landasan penting yang membantu seorang muslim tetap teguh ketika berada dalam kondisi lapang maupun sempit. Dengan iman yang kuat, seseorang akan lebih mudah meyakini bahwa setiap ketentuan Allah mengandung hikmah dan kebaikan.

H. Abdullah Hakim juga mengajak jamaah untuk menjadikan dzikir sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Dzikir tidak hanya dilakukan melalui lisan, tetapi juga diwujudkan dengan menjaga ketaatan, mengingat kebesaran Allah, dan menghadirkan nilai-nilai keimanan dalam setiap perbuatan. “Jangan biarkan hati kita jauh dari Allah, karena dengan senantiasa mengingat-Nya, hati akan memperoleh ketenteraman dan kekuatan dalam menjalani kehidupan,” katanya.

Selain memperbanyak dzikir, jamaah diingatkan untuk terus mensyukuri setiap nikmat dan melatih kesabaran ketika menghadapi ujian. Rasa syukur membantu seseorang menerima nikmat dengan hati yang lapang, sedangkan kesabaran menguatkan diri untuk tetap berikhtiar tanpa mudah berputus asa. Ia turut mengajak jamaah untuk memperbanyak istighfar dan meningkatkan amal saleh sebagai bagian dari upaya memperkuat iman serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Kegiatan Bimluh berlangsung dengan khidmat dan mendapat sambutan antusias dari jamaah Majelis Taklim Al Wardah. Rangkaian kegiatan ditutup dengan dzikir dan doa bersama, memohon kepada Allah SWT agar seluruh jamaah diberikan hati yang tenang, kehidupan yang penuh keberkahan, serta keistiqamahan dalam menjalankan ajaran Islam. “Semoga kita senantiasa menjaga iman, memperbanyak dzikir, bersyukur atas setiap nikmat, dan bersabar dalam menghadapi ujian agar semakin dekat kepada Allah serta memperoleh ketenangan hati,” tutup H. Abdullah Hakim.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *