Evaluasi dan Monitoring di RS Mitra Sejati, Pelayanan Rohani Penyuluh Kemenag Medan Capai 85 Persen

Medan (Humas) – Kementerian Agama Kota Medan melaksanakan evaluasi dan monitoring kinerja penyuluh dalam memberikan pelayanan kerohanian kepada pasien di Rumah Sakit Mitra Sejati pada Selasa (28/7/2026). Berdasarkan hasil evaluasi, sebanyak 85 persen pasien yang mendapatkan pelayanan rohani dari penyuluh agama Islam, Kristen, dan Katolik memberikan penilaian baik terhadap layanan yang diterima. Capaian tersebut menjadi gambaran positif atas komitmen para penyuluh dalam menghadirkan pelayanan keagamaan yang humanis dan menyentuh kebutuhan spiritual pasien.

Kegiatan evaluasi dan monitoring dilakukan untuk mengetahui kualitas pelayanan yang diberikan sekaligus menjadi bahan perbaikan dalam meningkatkan kinerja penyuluh di lingkungan rumah sakit. Pelayanan kerohanian tidak hanya memberikan pendampingan kepada pasien, tetapi juga menghadirkan penguatan iman, penghiburan, serta semangat bagi pasien selama menjalani masa perawatan. Kehadiran penyuluh diharapkan dapat melengkapi pelayanan kesehatan dengan memberikan perhatian terhadap kebutuhan spiritual pasien sesuai dengan agama dan keyakinannya.

Penyuluh Agama Kristen Kemenag Medan, Dameriana Siahaan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim penyuluh yang telah menjalankan pelayanan dengan penuh tanggung jawab. Menurutnya, hasil evaluasi tersebut menjadi motivasi untuk terus menjaga kualitas pelayanan serta meningkatkan kepedulian terhadap kondisi rohani pasien. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim penyuluh yang telah bekerja sama dan memberikan pelayanan terbaik kepada para pasien di RS Mitra Sejati,” ujarnya.

Dameriana menambahkan bahwa pelayanan kerohanian membutuhkan ketulusan, empati, dan kemampuan untuk memahami kebutuhan setiap pasien. Pendampingan yang diberikan tidak hanya berupa penyampaian pesan keagamaan, tetapi juga melalui doa, penguatan iman, serta kehadiran yang memberikan rasa nyaman dan pengharapan. “Kami bersyukur karena 85 persen pasien memberikan penilaian baik terhadap pelayanan yang telah dilakukan oleh penyuluh agama Islam, Kristen, dan Katolik,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa hasil monitoring tersebut menjadi bahan evaluasi bersama untuk mempertahankan hal-hal yang telah berjalan dengan baik serta memperbaiki aspek pelayanan yang masih perlu ditingkatkan. Kolaborasi antarpenyuluh dari berbagai agama juga menjadi bagian penting dalam menghadirkan pelayanan yang inklusif dan sesuai dengan kebutuhan pasien. Melalui kerja sama tersebut, setiap pasien diharapkan dapat memperoleh pendampingan rohani secara tepat, ramah, dan penuh kepedulian.

Dameriana berharap seluruh tim penyuluh terus meningkatkan semangat pelayanan dan menjaga kekompakan dalam menjalankan tugas di RS Mitra Sejati. Evaluasi dan monitoring diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam mewujudkan pelayanan kerohanian yang semakin berkualitas dan memberikan manfaat bagi pasien serta keluarga. “Terima kasih kepada seluruh tim penyuluh atas dedikasi dan kerja samanya, semoga pelayanan yang diberikan dapat terus menjadi penguatan serta membawa pengharapan bagi setiap pasien,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *