Penyuluh Agama Islam KUA Medan Petisah Berikan Penguatan Spiritual kepada Pasien LRPPN

Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Petisah, Komala Dewi, M.E. dan Nurlely, M.Sos., melaksanakan kegiatan bimbingan dan penyuluhan keagamaan kepada para pasien di LRPPN pada Rabu (29/7/2026). Kegiatan ini mengangkat tema “Tujuan Hidup dalam Islam” sebagai bagian dari upaya pembinaan mental dan spiritual bagi para peserta agar tetap memiliki semangat menjalani kehidupan sesuai dengan nilai-nilai ajaran Islam.

Dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan, kedua penyuluh menyampaikan materi yang menekankan pentingnya memahami hakikat penciptaan manusia. Para peserta diajak untuk menyadari bahwa setiap manusia diciptakan Allah SWT dengan tujuan yang mulia, yakni beribadah kepada-Nya dan menjalankan amanah sebagai khalifah di muka bumi. Pemahaman tersebut diharapkan mampu menumbuhkan optimisme serta menjadikan setiap ujian kehidupan sebagai sarana untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Komala Dewi menjelaskan bahwa tujuan hidup seorang muslim tidak hanya berorientasi pada keberhasilan duniawi, tetapi juga pada kebahagiaan di akhirat melalui keimanan yang kokoh, amal saleh, dan akhlak yang mulia. Menurutnya, setiap aktivitas yang dilakukan dengan niat yang ikhlas akan bernilai ibadah di sisi Allah SWT.

“Allah SWT berfirman dalam Surah Az-Zariyat ayat 56 bahwa manusia diciptakan untuk beribadah kepada-Nya. Karena itu, apa pun kondisi yang kita alami hari ini, jangan pernah berhenti berharap dan teruslah memperbaiki diri. Kehidupan ini adalah kesempatan untuk semakin dekat kepada Allah SWT,” ujar Komala Dewi.

Sementara itu, Nurlely menyampaikan bahwa setiap cobaan yang dihadapi manusia bukanlah bentuk kebencian Allah SWT, melainkan bagian dari proses pembelajaran dan kasih sayang-Nya kepada hamba yang beriman. Ia mengajak para peserta untuk senantiasa menguatkan kesabaran, memperbanyak ikhtiar, serta bertawakal dalam menghadapi setiap tantangan kehidupan.

“Jangan pernah merasa hidup ini sia-sia. Setiap detik kehidupan memiliki nilai ibadah apabila dijalani dengan keimanan, kesabaran, dan rasa syukur. Semoga Allah SWT memberikan kekuatan, kesehatan, serta membuka jalan menuju kehidupan yang lebih baik bagi kita semua,” tutur Nurlely.

Selama kegiatan berlangsung, para pasien LRPPN tampak antusias mengikuti penyampaian materi. Suasana diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dan pengalaman yang dibagikan peserta, sehingga kegiatan tidak hanya menjadi sarana penyampaian materi keagamaan, tetapi juga wadah untuk saling menguatkan dan membangun harapan baru dalam menjalani kehidupan.

Melalui kegiatan ini, KUA Kecamatan Medan Petisah berharap pembinaan keagamaan kepada masyarakat, khususnya kepada pasien yang sedang menjalani proses pemulihan, dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan. Penguatan nilai-nilai spiritual diharapkan mampu menjadi bekal bagi setiap individu dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan, sehingga dapat menjalani hidup dengan penuh makna serta meraih kebahagiaan di dunia dan akhirat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *