Medan (Humas) – Komitmen guru madrasah dalam mewujudkan tertib administrasi kembali terlihat melalui antusiasme mereka mengikuti proses pembaruan data Education Management Information System Guru dan Tenaga Kependidikan (EMIS GTK). Sejak pagi, Kamis (30/7/2026), Ruang Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad) Kantor Kementerian Agama Kota Medan dipadati guru-guru madrasah yang datang untuk melakukan pembaruan dan verifikasi data sebagai bagian dari upaya memastikan seluruh informasi yang tercatat dalam sistem sesuai dengan kondisi dan dokumen yang dimiliki.
Kehadiran para guru berlangsung secara bergantian dengan tetap mengikuti alur pelayanan yang telah disiapkan. Petugas Seksi Penmad memberikan pendampingan kepada setiap guru dalam memeriksa kelengkapan dokumen, melakukan verifikasi, serta memastikan proses pembaruan data berjalan sesuai ketentuan. Suasana pelayanan berlangsung tertib dan kondusif, meskipun jumlah guru yang datang cukup banyak.
Pembaruan data EMIS GTK menjadi salah satu tahapan penting dalam pengelolaan administrasi guru madrasah. Data yang akurat dan mutakhir tidak hanya mendukung tertib administrasi, tetapi juga menjadi dasar dalam pelaksanaan berbagai program, layanan, serta kebijakan yang berkaitan dengan guru dan tenaga kependidikan di lingkungan Kementerian Agama.
Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kota Medan, H. Yose Rizal, menegaskan bahwa validitas data EMIS GTK sangat menentukan kualitas pelayanan administrasi kepada guru madrasah. Karena itu, ia mengimbau seluruh guru agar tidak menunda proses pembaruan data dan memastikan setiap informasi yang diinput telah sesuai dengan dokumen resmi yang dimiliki.
“EMIS GTK merupakan basis data yang sangat penting dalam pengelolaan administrasi guru madrasah. Kami mengimbau seluruh guru agar memastikan data yang diinput benar, lengkap, dan sesuai dengan dokumen yang dimiliki sehingga proses layanan administrasi dapat berjalan lebih efektif dan akurat,” ujar H. Yose Rizal.
Ia menambahkan bahwa tingginya antusiasme guru dalam melakukan pembaruan data menunjukkan semakin meningkatnya kesadaran akan pentingnya administrasi yang tertib dan akuntabel. Menurutnya, keberhasilan pengelolaan data tidak hanya bergantung pada sistem, tetapi juga pada partisipasi aktif seluruh guru dalam menjaga keakuratan informasi yang dimiliki.
“Kami mengapresiasi antusiasme para guru madrasah yang hadir untuk memperbarui data EMIS GTK. Hal ini menunjukkan komitmen bersama dalam membangun tata kelola administrasi yang semakin baik. Kami akan terus berupaya memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan responsif agar seluruh proses dapat berjalan dengan lancar,” tambahnya.
Hingga pelayanan berakhir, proses pembaruan data EMIS GTK berlangsung dengan tertib dan lancar. Melalui sinergi antara guru, madrasah, dan Kementerian Agama Kota Medan, diharapkan data yang dihasilkan semakin valid, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar pengambilan kebijakan serta peningkatan kualitas layanan pendidikan madrasah di masa mendatang.

