Medan (Humas) – Penyuluh Agama Kristen KUA Kecamatan Medan Sunggal melaksanakan bimbingan kerohanian kepada pasien di Rumah Sakit Advent Medan yang beralamat di Jalan Gatot Subroto Km 4, Kelurahan Sei Sikambing D, Kota Medan, pada Jumat, 31 Juli 2026. Kegiatan ini bertujuan memberikan penguatan iman, motivasi, serta semangat kepada pasien agar tetap memiliki harapan dan keyakinan dalam menjalani proses penyembuhan.
Bimbingan kerohanian tersebut dilaksanakan oleh tiga Penyuluh Agama Kristen KUA Medan Sunggal, yaitu Mahla Tarigan, Asima Manik, dan Jenty Sitanggang. Mereka mendatangi setiap ruang perawatan pasien yang beragama Kristen dari satu kamar ke kamar lainnya. Dengan pendekatan yang penuh kasih dan perhatian, para penyuluh memberikan doa, penghiburan, motivasi, serta pendampingan rohani kepada para pasien.
Mahla Tarigan membuka kegiatan dengan menyanyikan lagu-lagu rohani dan puji-pujian kepada Tuhan Yesus bersama para pasien. Suasana penuh sukacita dan harapan pun tercipta di setiap ruangan yang dikunjungi. Setelah itu, Mahla memimpin doa agar setiap pasien diberikan kekuatan, ketabahan, dan kesembuhan sesuai dengan kehendak Tuhan.
Selanjutnya, Asima Manik menyampaikan motivasi kepada para pasien agar tetap kuat menghadapi ujian berupa penyakit. Ia mengajak mereka untuk senantiasa berserah kepada Tuhan, menjaga pola hidup sehat, serta memiliki tekad untuk segera pulih. “Penyakit adalah ujian yang harus dihadapi dengan iman dan pengharapan. Tetaplah menjaga kesehatan, berpikir positif, dan berniat untuk kembali ke rumah dalam keadaan sembuh,” ujar Asima Manik.
Pada kesempatan yang sama, Jenty Sitanggang mengingatkan pentingnya keluarga sebagai sumber semangat dalam menjalani masa perawatan. Menurutnya, keinginan untuk kembali berkumpul bersama keluarga harus menjadi motivasi bagi setiap pasien untuk terus berjuang melawan penyakit. “Keluarga adalah prioritas. Karena itu kita harus tetap kuat, optimis, dan berusaha sembuh agar dapat kembali berkumpul bersama orang-orang yang kita kasihi,” ungkap Jenty Sitanggang.
Melalui kegiatan bimbingan kerohanian ini, Penyuluh Agama Kristen KUA Medan Sunggal berharap kehadiran mereka dapat menghadirkan penghiburan, menumbuhkan semangat hidup, serta memperkuat iman para pasien dalam menghadapi masa-masa sulit. Pendampingan rohani seperti ini diharapkan menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam mendukung proses penyembuhan pasien, sehingga mereka dapat kembali sehat dan berkumpul bersama keluarga tercinta.(Paidi).

