Medan (Humas) – Dalam rangka melaksanakan tugas pembinaan dan penyuluhan keagamaan kepada masyarakat, Penyuluh Agama Katolik KUA Medan Sunggal, Roni Antonius Sitanggang, melaksanakan kegiatan pembinaan umat melalui ibadat lingkungan pada Kamis, 6 Agustus 2026, pukul 20.00–21.30 WIB. Kegiatan dilaksanakan di rumah keluarga S. Sirait/br. Silalahi, yang beralamat di Jalan Sekolah Pembangunan, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal, dan diikuti oleh umat Lingkungan Santa Teresa Kalkuta Stasi St. Fransiskus Xaverius Sunggal.
Pembinaan diawali dengan pelaksanaan ibadat lingkungan yang dilanjutkan dengan pendalaman Kitab Suci berdasarkan Injil Matius 17:1–9 tentang Pesta Yesus Menampakkan Kemuliaan-Nya. Melalui pendalaman tersebut, umat diajak untuk memahami makna peristiwa transfigurasi Yesus sebagai penegasan jati diri-Nya sebagai Putra Allah sekaligus penguatan iman bagi para murid sebelum menghadapi peristiwa sengsara dan wafat Tuhan.
Dalam penyampaian materinya, Roni Antonius Sitanggang menjelaskan bahwa peristiwa Yesus dimuliakan di atas Gunung Tabor memberikan pesan agar setiap orang beriman senantiasa mendengarkan dan melaksanakan Sabda Allah dalam kehidupan sehari-hari. Kemuliaan Kristus menjadi sumber pengharapan bagi umat agar tetap setia menjalankan panggilan hidup Kristiani, meskipun harus menghadapi berbagai tantangan, kesulitan, maupun penderitaan.
Selain pendalaman Kitab Suci, kegiatan juga menjadi sarana pembinaan iman dan penguatan kehidupan menggereja di tingkat lingkungan. Melalui dialog dan refleksi bersama, umat didorong untuk semakin aktif dalam kehidupan Gereja, mempererat persaudaraan, serta mengembangkan semangat kebersamaan sebagai perwujudan hidup menggereja yang sinodal dan berlandaskan nilai-nilai Injil.
Kegiatan pembinaan berlangsung dengan tertib, lancar, dan mendapat partisipasi aktif dari umat yang hadir. Antusiasme peserta terlihat melalui keterlibatan dalam doa bersama, refleksi, serta sesi diskusi yang memperkaya pemahaman terhadap Sabda Tuhan dan penerapannya dalam kehidupan keluarga maupun masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan umat Lingkungan Santa Teresa Kalkuta semakin bertumbuh dalam iman, memiliki komitmen yang kuat untuk menghayati Sabda Allah, serta mampu menjadi saksi Kristus di tengah keluarga, Gereja, dan masyarakat. Kegiatan ini juga merupakan wujud pelaksanaan tugas dan fungsi Penyuluh Agama Katolik Kementerian Agama dalam memberikan pembinaan keagamaan yang berkesinambungan guna meningkatkan kualitas kehidupan beragama umat.(Paidi).

