Penyuluh Agama Islam KUA Medan Kota Perluas Dakwah Melalui Siaran Radio Aqilah FM

Medan (Humas) — Penyuluh Agama Islam Aparatur Sipil Negara (ASN) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Kota, Imam Pratomo, MHI, terus memperluas jangkauan dakwah dan pembinaan keagamaan kepada masyarakat melalui berbagai media komunikasi. Salah satu upaya tersebut dilakukan dengan hadir secara langsung dalam program On Air Radio Aqilah FM Medan, yang berlokasi di Jalan Ismailiyah, Medan, Jumat (7/8/2026).

Kehadiran penyuluh agama dalam program siaran radio tersebut menjadi bagian dari inovasi dalam pelaksanaan penyuluhan keagamaan. Melalui media radio, pesan-pesan keislaman dapat disampaikan dengan cara yang lebih dekat, komunikatif, dan mudah diterima oleh masyarakat dari berbagai latar belakang.

Dalam kesempatan tersebut, Imam Pratomo menyampaikan materi keagamaan dengan pendekatan yang ringan dan kontekstual, sehingga pembahasan tidak hanya berkaitan dengan aspek ibadah, tetapi juga menyentuh persoalan yang dihadapi masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Program siaran juga berlangsung interaktif melalui dialog dan sesi tanya jawab dengan pendengar yang ingin mendapatkan penjelasan mengenai berbagai persoalan keagamaan.

Imam mengatakan, perkembangan teknologi dan media komunikasi perlu dimanfaatkan sebagai sarana dakwah yang efektif. Menurutnya, penyuluh agama harus mampu menyesuaikan metode penyampaian pesan keagamaan dengan karakteristik masyarakat serta perkembangan zaman.

“Dakwah tidak hanya dilakukan melalui mimbar masjid atau majelis taklim. Radio juga menjadi ruang yang sangat baik untuk menyampaikan pesan-pesan keagamaan kepada masyarakat secara lebih luas. Melalui siaran ini, kita berharap nilai-nilai Islam dapat hadir di tengah aktivitas masyarakat dan memberikan manfaat dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Imam.

Ia menambahkan, penyuluh agama memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat. Karena itu, penyuluhan tidak cukup hanya dilakukan melalui pertemuan tatap muka, tetapi juga perlu memanfaatkan berbagai media yang memungkinkan pesan keagamaan menjangkau lebih banyak masyarakat.

“Yang kita sampaikan bukan hanya tentang pemahaman agama, tetapi bagaimana nilai-nilai agama dapat diterapkan dalam kehidupan. Harapannya, masyarakat mendapatkan pencerahan, memiliki ketenangan dalam menghadapi persoalan, dan mampu membangun kehidupan yang harmonis serta saling menghargai,” jelasnya.

Program On Air di Radio Aqilah FM Medan sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat sinergi antara KUA, Penyuluh Agama Islam, dan media penyiaran. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menghadirkan konten edukatif dan keagamaan yang berkualitas, sekaligus menjadi alternatif bagi masyarakat dalam memperoleh informasi dan pemahaman keagamaan.

Melalui pemanfaatan media radio, penyuluh agama juga dapat menjangkau masyarakat yang mungkin memiliki keterbatasan waktu untuk mengikuti kegiatan pembinaan secara langsung. Pesan-pesan keagamaan dapat disampaikan ketika masyarakat sedang beraktivitas, sehingga penyuluhan menjadi lebih fleksibel dan mudah diakses.

Imam berharap kegiatan dakwah melalui media penyiaran dapat terus dikembangkan dan dilaksanakan secara berkelanjutan. Ia menilai, semakin beragam media yang digunakan dalam penyuluhan, semakin besar pula peluang pesan-pesan keagamaan menjangkau masyarakat secara luas.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut. Penyuluh harus hadir di tengah masyarakat dengan berbagai cara, termasuk melalui media. Semoga setiap pesan yang disampaikan dapat menjadi ilmu yang bermanfaat dan memberikan pencerahan bagi para pendengar,” harapnya.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen Penyuluh Agama Islam ASN KUA Kecamatan Medan Kota untuk terus menjalankan tugas pembinaan dan penyuluhan keagamaan secara adaptif. Dengan mengoptimalkan ruang dakwah, baik secara langsung maupun melalui media, penyuluh diharapkan semakin dekat dengan masyarakat serta mampu memberikan kontribusi dalam membangun kehidupan keagamaan yang harmonis dan penuh kemaslahatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *