Medan (Humas) — Program Curhat Warga: Keamanan Lingkungan Tanggung Jawab Bersama yang digelar Polrestabes Medan mendapat dukungan luas dari berbagai elemen masyarakat, termasuk mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) yang tengah melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Denai. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 15 Januari 2026, di Aula Restoran Mbak Ani, Jalan Jermal 15, Kelurahan Denai, Kecamatan Medan Denai, dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur pemerintah kecamatan, jajaran kepolisian, tokoh agama, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Medan Denai, mahasiswa, serta masyarakat setempat. Acara dibuka secara resmi dan menjadi ruang dialog langsung antara warga dan pihak kepolisian terkait berbagai persoalan keamanan dan ketertiban lingkungan.
Camat Medan Denai, Tomi Prayoga Sidabalog, dalam sambutannya menyampaikan dukungan penuh terhadap program Curhat Warga. Ia menilai kegiatan tersebut sangat strategis dalam mempererat sinergi antarinstansi dan masyarakat.
“Program Curhat Warga ini sangat penting sebagai wadah komunikasi dua arah antara masyarakat dan aparat kepolisian. Pemerintah Kecamatan Medan Denai siap mendukung dan berkolaborasi demi menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvin Simanjuntak, S.I.K., M.I.K., yang memimpin langsung kegiatan tersebut, mengajak masyarakat untuk lebih peduli dan aktif menjaga keamanan lingkungan. Ia menegaskan bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan tanggung jawab bersama.
“Keamanan lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama. Pencegahan terhadap narkoba, pencurian kendaraan bermotor, pencurian, dan perjudian tidak bisa dilakukan sendiri oleh polisi, tetapi harus melibatkan seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.
Dukungan juga datang dari mahasiswa UINSU yang tengah melaksanakan PPL di KUA Kecamatan Medan Denai. Mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam, Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, di antaranya Riza, Hafiz, Nadilah, serta Hafidz Hamdi Nasution, turut hadir dan mengikuti kegiatan tersebut.
Di sela-sela acara, Hafidz Hamdi Nasution menyampaikan langsung dukungan mahasiswa UINSU PPL kepada Kapolrestabes Medan. Ia menilai program Curhat Warga sebagai langkah strategis dalam melindungi generasi muda dari pengaruh negatif.
“Kami mahasiswa UINSU yang PPL di KUA Medan Denai sangat mendukung program Curhat Warga ini. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut karena sangat penting dalam menyelamatkan generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkoba dan penyakit masyarakat lainnya,” ungkap Hafidz.
Senada dengan hal tersebut, Kepala KUA Kecamatan Medan Denai, H. Yahman Hulu, S.Ag., M.I.Kom., menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Polrestabes Medan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui pendekatan keagamaan.
“KUA Medan Denai siap mendukung program Polrestabes Medan, khususnya dalam upaya pencegahan narkoba dan pembinaan moral masyarakat melalui pendekatan keagamaan,” katanya.
Kegiatan semakin bermakna dengan adanya sesi curhat warga, di mana masyarakat diberikan kesempatan untuk menyampaikan langsung pertanyaan, keluhan, dan masukan kepada Kapolrestabes Medan. Dialog berlangsung secara hangat dan solutif, mencerminkan komitmen bersama antara aparat dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Acara kemudian ditutup dengan sesi dokumentasi bersama.

