Ka. KUA Medan Perjuangan Hadiri Pelatihan Literasi Digital dan Implementasi PP TUNAS, Dorong Generasi Muda Bijak Bermedia Sosial

Medan (Humas) – Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Perjuangan menghadiri kegiatan Pelatihan Literasi Digital dan Implementasi PP TUNAS (Tunggu Anak Siap) yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) Republik Indonesia bekerja sama dengan SMP Muhammadiyah 57 Medan. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Gedung Dakwah Muhammadiyah Kampung Dadap, Jalan Mustafa No. 1, Kelurahan Glugur Darat I, Kota Medan, Sabtu (13/6).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa dan guru mengenai literasi digital serta memberikan edukasi tentang penggunaan teknologi dan media sosial yang aman, sehat, dan bertanggung jawab. Pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam membangun kesadaran digital di kalangan generasi muda di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi.

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut Alfreno Ramadhan dari Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital serta Camelia Nasution dari Pusat Kajian Perlindungan Anak (PKPA) Sumatera Utara yang juga dikenal sebagai pemerhati anak. Turut hadir Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemkomdigi Bonifasius Pudjianto, Kepala Pusat Pengembangan Literasi Digital Kemkomdigi Rizki Ameliah, Kepala SMP Muhammadiyah 57 Medan Zainal Arifin, para dewan guru, serta siswa-siswi SMP Muhammadiyah 57 Medan.

Suasana kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Para peserta mendapatkan berbagai materi terkait keamanan digital, etika bermedia sosial, perlindungan anak di ruang digital, serta pentingnya membangun karakter dan tanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi.

Dalam sambutannya, Kepala SMP Muhammadiyah 57 Medan, Zainal Arifin, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin dengan Kemkomdigi dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut.

“Kami sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada Kemkomdigi Republik Indonesia yang telah bekerja sama dengan SMP Muhammadiyah 57 Medan dalam kegiatan Pelatihan Literasi Digital dan Implementasi PP TUNAS (Tunggu Anak Siap). Mudah-mudahan generasi Alpha semakin siap dan mampu mengendalikan diri dalam menghadapi perkembangan teknologi yang semakin pesat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemkomdigi, Bonifasius Pudjianto, menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi anak-anak saat menggunakan perangkat digital dan media sosial.

“Anak-anak di bawah usia 16 tahun sangat tidak dianjurkan memiliki akun pribadi. Mereka diperbolehkan menggunakan akun orang tua dan harus didampingi agar tidak salah arah dalam memanfaatkan media sosial seperti Instagram, TikTok, YouTube, hingga Roblox,” jelas Bonifasius.

Kepala KUA Kecamatan Medan Perjuangan menyambut baik kegiatan tersebut sebagai langkah strategis dalam membentengi generasi muda dari dampak negatif dunia digital sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan teknologi untuk hal-hal yang positif.

“Literasi digital bukan hanya tentang kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga tentang membangun karakter, etika, dan tanggung jawab dalam berinteraksi di ruang digital. Melalui kegiatan ini, kita berharap para pelajar mampu menjadi generasi yang cerdas, berakhlak, dan bijak dalam memanfaatkan teknologi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pendidikan karakter harus berjalan beriringan dengan perkembangan teknologi agar anak-anak tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki ketahanan moral dan spiritual dalam menghadapi berbagai tantangan era digital.

Melalui kolaborasi antara Kemkomdigi, lembaga pendidikan, dan berbagai pemangku kepentingan, implementasi PP TUNAS diharapkan menjadi langkah nyata dalam menciptakan ekosistem digital yang aman, sehat, inklusif, dan ramah anak. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dalam membentuk generasi muda yang cerdas digital, berkarakter, serta mampu memanfaatkan teknologi secara positif demi mendukung proses belajar dan kehidupan bermasyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *