Medan (Humas) – Upaya meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an sekaligus memperdalam pemahaman terhadap kandungan ayat suci terus dilakukan oleh Penyuluh Agama Islam Fungsional Kecamatan Medan Amplas. Melalui kegiatan bimbingan Tahsin dan Tafsir Al-Qur’an, masyarakat diajak untuk tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar, tetapi juga memahami pesan-pesan yang terkandung di dalamnya sebagai pedoman hidup sehari-hari.
Kegiatan yang dipandu oleh Penyuluh Agama Islam Fungsional Kecamatan Medan Amplas, Dewi Anggraini, S.Ag., tersebut dilaksanakan di Majelis Taklim Baitussholihin, Kecamatan Medan Amplas, Kamis (17/06/2026). Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan diikuti puluhan jamaah ibu-ibu majelis taklim yang tampak antusias mengikuti setiap sesi pembelajaran.
Dalam penyampaiannya, Dewi Anggraini menjelaskan pentingnya tahsin sebagai langkah awal dalam membangun kedekatan dengan Al-Qur’an. Menurutnya, membaca Al-Qur’an sesuai kaidah tajwid yang benar merupakan bagian dari penghormatan terhadap kalam Allah SWT.
Selain memperbaiki bacaan, para jamaah juga diberikan pemahaman tafsir ayat-ayat Al-Qur’an agar mampu menangkap pesan dan hikmah yang terkandung di dalamnya. Dengan demikian, Al-Qur’an tidak hanya dibaca, tetapi juga dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Memperbaiki bacaan Al-Qur’an adalah langkah awal, namun memahami pesan yang terkandung di dalamnya merupakan kunci untuk membentuk pribadi dan masyarakat yang berakhlak mulia. Al-Qur’an harus menjadi pedoman hidup yang mampu memberikan arah dan solusi dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan,” ujar Dewi Anggraini.
Ia juga mengajak para jamaah untuk terus belajar dan meningkatkan kualitas interaksi dengan Al-Qur’an, baik melalui membaca, memahami, maupun mengamalkan ajarannya.
Suasana pembelajaran berlangsung interaktif. Para jamaah tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga aktif mempraktikkan bacaan Al-Qur’an serta berdiskusi mengenai makna ayat yang dipelajari. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya semangat masyarakat dalam meningkatkan literasi Al-Qur’an dan memperdalam ilmu agama.
Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Medan Amplas, H. M. Lukman Hakim Hasibuan, yang menilai bahwa program pembinaan seperti ini sangat dibutuhkan masyarakat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kehidupan beragama.
Menurutnya, penyuluh agama memiliki peran strategis sebagai ujung tombak Kementerian Agama dalam memberikan edukasi dan pembinaan kepada masyarakat di tingkat akar rumput.
“Saya sangat mengapresiasi dedikasi dan konsistensi Ibu Dewi Anggraini dalam melaksanakan pembinaan keagamaan di tengah masyarakat. Kegiatan Tahsin dan Tafsir Al-Qur’an ini sangat relevan dengan kebutuhan umat saat ini. Kita berharap masyarakat tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an dengan baik, tetapi juga memahami dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya,” ungkap H. M. Lukman Hakim Hasibuan.
Ia menambahkan bahwa pembinaan yang berkelanjutan sangat penting dalam memperkuat keimanan masyarakat sekaligus membentengi umat dari berbagai pengaruh negatif yang dapat mengikis nilai-nilai agama dan moral.
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari tersebut ditutup dengan doa bersama. Pengurus Majelis Taklim Baitussholihin menyampaikan harapan agar program pembinaan Tahsin dan Tafsir Al-Qur’an dapat dilaksanakan secara rutin sehingga mampu meningkatkan kualitas pemahaman keagamaan jamaah secara berkesinambungan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin mencintai Al-Qur’an, mampu membaca dengan baik dan benar, memahami kandungannya secara lebih mendalam, serta mengimplementasikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan pribadi, keluarga, dan lingkungan sosial.

