Kemenag Medan Dukung Perayaan Navaratri 2026, Perkuat Kerukunan dan Keharmonisan Umat

Medan (Humas) – Kementerian Agama Kota Medan terus mendukung pembinaan kehidupan beragama sebagai bagian dari upaya menjaga kerukunan dan keharmonisan masyarakat yang majemuk. Dukungan tersebut diwujudkan melalui kehadiran perwakilan Pelaksana Tugas (Plt.) Penyelenggara Hindu Kemenag Kota Medan, Danraaz, pada pembukaan perayaan suci Navaratri 2026 hari pertama di Sri Parmeshwari Amman Kuil, Medan, Minggu (11/10/2026). Kehadiran perwakilan Kemenag Medan menjadi bentuk perhatian terhadap pelaksanaan kegiatan keagamaan umat Hindu di Kota Medan. Momentum ini sekaligus menjadi sarana mempererat hubungan antara pemerintah dan umat beragama dalam membangun kehidupan masyarakat yang damai dan harmonis.

Dalam kesempatan tersebut, Danraaz mewakili Plt. Penyelenggara Bimas Hindu Kemenag Kota Medan untuk menyampaikan sambutan kepada pengurus kuil dan umat yang hadir. Ia mengapresiasi penyelenggaraan perayaan Navaratri yang menjadi salah satu momentum penting bagi umat Hindu untuk memperkuat nilai-nilai spiritual. “Perayaan Navaratri bukan sekadar ritual tahunan, melainkan momen penting untuk memperkuat nilai-nilai spiritual, menjaga keharmonisan, serta mempererat tali persaudaraan antarumat beragama,” ujar Danraaz dalam sambutannya. Ia juga mengajak umat Hindu untuk terus menjaga kerukunan dan kedamaian serta berperan aktif dalam mendukung pembangunan bidang keagamaan di Kota Medan.

Navaratri merupakan perayaan suci umat Hindu yang berlangsung selama sembilan malam sebagai bentuk penghormatan kepada manifestasi Tuhan Yang Maha Esa dalam wujud Dewi. Perayaan ini menjadi kesempatan bagi umat untuk memperdalam penghayatan spiritual serta meningkatkan kualitas kehidupan beragama. Selain itu, nilai-nilai yang terkandung dalam perayaan Navaratri diharapkan dapat menginspirasi umat untuk senantiasa menumbuhkan kebajikan, ketulusan, dan kepedulian terhadap sesama. Dengan demikian, pelaksanaan perayaan keagamaan tidak hanya bermakna secara spiritual, tetapi juga dapat memperkuat sikap saling menghormati dalam kehidupan bermasyarakat.

Kehadiran perwakilan Kemenag Medan dalam pembukaan Navaratri 2026 juga mencerminkan pentingnya sinergi antara pemerintah dan lembaga keagamaan dalam mendukung kehidupan beragama yang harmonis. Pembinaan umat menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang menghargai perbedaan keyakinan dan menjunjung tinggi toleransi. Senada dengan hal itu, partisipasi dalam kegiatan keagamaan dapat menjadi ruang untuk mempererat komunikasi dan membangun hubungan yang baik antarelemen masyarakat. Melalui dukungan tersebut, diharapkan kerukunan umat beragama di Kota Medan dapat terus terpelihara.

Sementara itu, pengurus Sri Parmeshwari Amman Kuil bersama umat menyambut kehadiran perwakilan Kemenag Kota Medan dalam pembukaan perayaan tersebut. Kegiatan hari pertama berlangsung dalam suasana khidmat dengan pelaksanaan persembahyangan serta kebersamaan umat yang mengikuti rangkaian acara. Partisipasi umat dalam perayaan ini menunjukkan pentingnya ruang keagamaan sebagai sarana memperkuat spiritualitas dan solidaritas komunitas. Selain menjadi bagian dari tradisi keagamaan, kegiatan tersebut juga menghadirkan kesempatan untuk menumbuhkan semangat persaudaraan dan keharmonisan.

Perayaan Navaratri 2026 diharapkan dapat menjadi momentum bagi umat Hindu untuk semakin memperkuat penghayatan ajaran agama dan menerapkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Kemenag Kota Medan terus mendorong terpeliharanya kehidupan beragama yang damai melalui dukungan terhadap kegiatan pembinaan umat. Selain itu, semangat toleransi dan saling menghormati diharapkan terus tumbuh di tengah keberagaman masyarakat Kota Medan. Dengan terjaganya kerukunan dan kebersamaan, kehidupan beragama yang harmonis dapat terus diwujudkan secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *