Kemenag Medan Gelar Pembinaan Keagamaan bagi Warga Binaan Hindu di Rutan Kelas I Medan

Medan (Humas) — Dalam upaya menghadirkan layanan keagamaan yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat, Pelaksana Tugas (Plt) Penyelenggara Hindu Kementerian Agama Kota Medan, Karma Perangin Angin, S.Ag., bersama Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Medan melaksanakan kegiatan pembinaan keagamaan bagi warga binaan beragama Hindu di Rumah Tahanan Negara Kelas I Medan, Jumat (8/5/2026).

Kegiatan pembinaan ini merupakan bentuk perhatian dan pelayanan keagamaan kepada warga binaan agar tetap memperoleh penguatan spiritual, moral, serta motivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan, para warga binaan mengikuti rangkaian pembinaan dengan tertib dan antusias.

Pembinaan keagamaan tersebut diisi dengan penyampaian dharma wacana, doa bersama, pendalaman nilai-nilai spiritual Hindu, serta dialog interaktif yang memberikan ruang bagi warga binaan untuk berbagi pengalaman dan memperoleh penguatan batin selama menjalani masa pembinaan di rutan.

Dalam arahannya, Karma Perangin Angin menegaskan pentingnya pembinaan keagamaan sebagai bagian dari proses pembentukan karakter dan kesadaran diri warga binaan selama menjalani masa pembinaan. Ia juga mengajak warga binaan untuk menjadikan momen ini sebagai titik balik dalam memperbaiki diri.

“Pembinaan keagamaan memiliki peranan penting dalam membangun kesadaran diri, menumbuhkan nilai-nilai dharma, serta memperkuat mental dan spiritual selama menjalani masa pembinaan. Kami mengajak seluruh warga binaan untuk terus mendekatkan diri kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa melalui sembahyang, introspeksi diri, serta menjalankan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Karma Perangin Angin.

Ia menambahkan bahwa setiap individu memiliki kesempatan untuk berubah menjadi lebih baik selama memiliki kemauan dan semangat untuk memperbaiki diri. “Kami ingin hadir memberikan penguatan dan harapan agar warga binaan tetap memiliki semangat menjalani kehidupan dengan lebih positif serta mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, pihak Parisada Hindu Dharma Indonesia Kota Medan turut memberikan dukungan moral dan pembinaan keagamaan agar warga binaan tetap memiliki semangat untuk memperbaiki diri dan kembali menjadi pribadi yang lebih baik di tengah masyarakat nantinya.

Perwakilan PHDI Kota Medan menyampaikan bahwa pembinaan spiritual menjadi salah satu sarana penting dalam membangun ketenangan hati dan pengendalian diri bagi warga binaan. “Melalui pembinaan ini, kami berharap warga binaan dapat menemukan ketenangan batin, meningkatkan keyakinan spiritual, serta menjadikan ajaran agama sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan,” ungkapnya.

Pihak Rutan Kelas I Medan juga mengapresiasi perhatian dan kepedulian Kementerian Agama Kota Medan bersama PHDI Kota Medan dalam memberikan layanan pembinaan keagamaan kepada warga binaan Hindu. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat membantu dalam mendukung proses pembinaan mental dan pembentukan karakter warga binaan.

“Kami menyambut baik kegiatan pembinaan keagamaan ini karena memberikan dampak positif bagi warga binaan, khususnya dalam membangun kesadaran diri, ketenangan batin, dan motivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” ujar salah satu petugas rutan.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat positif bagi warga binaan Hindu di Rutan Kelas I Medan Tanjung Gusta serta menjadi bagian dari upaya bersama dalam membangun pembinaan mental spiritual yang berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan program yang berdampak nyata bagi kehidupan masyarakat, termasuk bagi warga binaan di lingkungan pemasyarakatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *