Medan (Humas) – Kementerian Agama Kota Medan terus memperkuat pembinaan keagamaan di tengah masyarakat melalui peran aktif para penyuluh agama. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan bimbingan dan penyuluhan keagamaan yang disampaikan Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kota Medan, H. Abdullah Hakim, kepada jamaah Majelis Taklim (MT) Babul Amaliyah, Kecamatan Medan Barat, Minggu (5/7/2026). Mengangkat tema “4 Amal Ibadah Pembuka Rezeki”, kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya mengamalkan ibadah sebagai jalan meraih keberkahan dalam kehidupan.
Kegiatan yang diikuti jamaah dengan penuh antusias tersebut menjadi bagian dari pembinaan keagamaan yang rutin dilaksanakan untuk memperkuat nilai-nilai spiritual sekaligus mendorong masyarakat agar semakin mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam penyampaiannya, H. Abdullah Hakim menjelaskan bahwa rezeki tidak hanya dimaknai sebagai harta benda, tetapi juga mencakup kesehatan, ilmu yang bermanfaat, ketenangan hati, serta keluarga yang harmonis sebagai nikmat yang patut disyukuri. Ia mengajak jamaah untuk membiasakan diri mengamalkan empat ibadah yang menjadi sebab datangnya keberkahan rezeki, yaitu memperbanyak istighfar, menjaga salat tepat waktu, bersedekah dengan ikhlas, dan menyambung tali silaturahmi.
“Jangan memaknai rezeki hanya sebatas materi. Ketika Allah memberikan kesehatan, keluarga yang rukun, hati yang tenang, dan kesempatan untuk terus beribadah, itu semua adalah rezeki yang sangat besar. Karena itu, mari kita memperbanyak istighfar, menjaga salat, gemar bersedekah, dan mempererat silaturahmi agar Allah SWT melimpahkan keberkahan dalam kehidupan kita,” ujar H. Abdullah Hakim.
Ia juga menegaskan bahwa setiap amal saleh yang dilakukan dengan penuh keikhlasan merupakan investasi kebaikan yang akan mendatangkan rahmat dan keberkahan dari Allah SWT. Menurutnya, konsistensi dalam menjalankan ibadah menjadi salah satu kunci untuk meraih kehidupan yang penuh keberkahan.
“Setiap kebaikan yang kita lakukan tidak akan sia-sia di hadapan Allah SWT. Laksanakan setiap ibadah dengan ikhlas, karena Allah telah menjanjikan balasan terbaik bagi hamba-Nya yang senantiasa taat dan bersungguh-sungguh dalam beramal saleh,” tambahnya.
Melalui kegiatan penyuluhan ini, penyuluh agama diharapkan terus menjadi garda terdepan Kementerian Agama Kota Medan dalam membina dan mendampingi masyarakat. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, penyuluh agama diharapkan mampu meningkatkan pemahaman keagamaan, memperkuat kualitas ibadah, serta menanamkan nilai-nilai Islam yang membawa keberkahan bagi kehidupan pribadi, keluarga, dan masyarakat.

