Keutamaan Bulan Muharram Jadi Momentum Meningkatkan Ibadah dan Muhasabah Diri

Medan (Humas) – Bulan Muharram merupakan salah satu bulan yang dimuliakan Allah SWT dan menjadi momentum bagi umat Islam untuk memperbanyak amal ibadah serta melakukan muhasabah diri. Guna memperkuat pemahaman masyarakat tentang makna dan keutamaan bulan tersebut, Kementerian Agama Kota Medan melalui Penyuluh Agama Islam, Masdar Tambusai, menggelar bimbingan dan penyuluhan (Bimluh) pada Pengajian Al Ridwan, Minggu (5/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan keagamaan yang bertujuan menumbuhkan semangat hijrah menuju pribadi yang lebih baik melalui peningkatan kualitas ibadah dan pengamalan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan yang diikuti oleh jamaah dengan penuh antusias ini bertujuan memperkuat pemahaman masyarakat tentang kemuliaan Bulan Muharram sebagai salah satu dari empat bulan yang dimuliakan Allah SWT. Melalui penyuluhan tersebut, jamaah diajak memanfaatkan bulan yang penuh keberkahan ini dengan memperbanyak amal saleh, memperbaiki kualitas ibadah, serta memperkuat hubungan dengan Allah SWT dan sesama.

Dalam penyampaiannya, Masdar Tambusai menjelaskan bahwa Bulan Muharram bukan sekadar penanda pergantian tahun dalam kalender Hijriah, tetapi juga menjadi waktu yang tepat bagi setiap Muslim untuk mengevaluasi diri, meninggalkan kebiasaan yang kurang baik, dan memulai langkah baru menuju kehidupan yang lebih bertakwa.

“Muharram adalah salah satu bulan yang dimuliakan Allah SWT. Oleh karena itu, mari kita jadikan bulan ini sebagai momentum untuk memperbanyak amal ibadah, memperbanyak istighfar, berpuasa sunah, serta memperbaiki diri agar menjadi pribadi yang lebih dekat kepada Allah SWT. Hijrah yang sesungguhnya adalah berubah menjadi lebih baik dari hari ke hari,” ujar Masdar Tambusai.

Ia juga mengingatkan bahwa semangat tahun baru Islam hendaknya tidak berhenti pada peringatan seremonial, tetapi diwujudkan melalui perubahan sikap dan peningkatan kualitas ibadah dalam kehidupan sehari-hari.

“Setiap pergantian tahun Hijriah adalah kesempatan bagi kita untuk bermuhasabah. Mari kita perbaiki akhlak, tingkatkan kepedulian kepada sesama, dan jadikan setiap amal kebaikan sebagai bekal untuk meraih ridha Allah SWT,” tambahnya.

Melalui kegiatan bimbingan dan penyuluhan ini, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan Bulan Muharram sebagai momentum untuk memperbaiki diri, meningkatkan kualitas ibadah, serta memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Kehadiran penyuluh agama di tengah masyarakat juga diharapkan terus menjadi penguat dalam membimbing umat agar mampu mengimplementasikan nilai-nilai ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari, sehingga semangat hijrah tidak hanya menjadi peringatan tahunan, tetapi juga tercermin dalam perubahan sikap dan amal saleh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *