Medan (Humas) Pengawas Pendidikan Agama Katolik Tingkat Sekolah Dasar Kementerian Agama Kota Medan, Dra. Sarmin Sihombing, M.Pd, menggelar kegiatan Kelompok Kerja Guru (KKG) bersama para Guru Pendidikan Agama Katolik yang berada di bawah wilayah pengawasannya. Kegiatan tersebut berlangsung di UPT SD Negeri 068003, Jalan Kayu Manis I, Kelurahan Mangga, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, Sumatera Utara, pada Jumat (12/06/2026).
Kegiatan KKG ini dilaksanakan sebagai wadah untuk meningkatkan kompetensi profesional guru sekaligus memperkuat kolaborasi antarpendidik dalam menghadapi berbagai tantangan pembelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti di sekolah dasar. Para peserta mengikuti kegiatan dengan penuh antusias dan semangat kebersamaan.

Pada sesi pertama, peserta membahas Analisis Soal Sumatif Akhir Semester (SAS) Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Semester I. Materi ini disampaikan oleh Tama Gurning selaku narasumber. Dalam pembahasan tersebut, para guru melakukan evaluasi terhadap kualitas soal, berbagi pengalaman, serta memberikan masukan yang konstruktif guna meningkatkan mutu penyusunan instrumen penilaian di masa mendatang.
Melalui diskusi dan sharing yang berlangsung secara interaktif, para guru diajak untuk memahami berbagai aspek penting dalam penyusunan soal yang sesuai dengan capaian pembelajaran dan mampu mengukur kompetensi peserta didik secara objektif. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas proses evaluasi pembelajaran di sekolah.
Sementara itu, pada sesi kedua, Dra. Sarmin Sihombing, M.Pd bertindak sebagai narasumber dengan materi mengenai Penilaian Kinerja Guru (PKG) Semester Genap Tahun Pelajaran 2025/2026. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan berbagai indikator penilaian, pentingnya refleksi kinerja, serta langkah-langkah yang perlu dilakukan guru untuk terus meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pendidik.
Dalam kesempatan tersebut, Sarmin Sihombing menyampaikan, “Melalui KKG ini, kita berharap para guru semakin profesional, mampu saling berbagi pengalaman, dan terus meningkatkan kualitas pembelajaran demi perkembangan peserta didik yang lebih baik.” Kegiatan ditutup dengan diskusi, tanya jawab, dan komitmen bersama untuk terus membangun mutu Pendidikan Agama Katolik di Kota Medan melalui kerja sama dan pembinaan yang berkelanjutan.

