Medan (Humas) Pengurus Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Kota Medan menggelar Rapat Evaluasi dan Pembubaran Panitia Pesparani Katolik Kota Medan Tahun 2026 pada Sabtu (10/10/2026). Kegiatan berlangsung di Sekretariat LP3KD Kota Medan, Jalan Karya Mesjid Ujung, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat. Rapat ini menjadi momentum untuk mengevaluasi pelaksanaan kegiatan sekaligus memperkuat komitmen dalam mengembangkan pembinaan iman, pelayanan, dan kehidupan menggereja umat Katolik di Kota Medan.
Rapat tersebut dihadiri Ketua Umum LP3KD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor, S.Sos., Sekretaris Umum LP3KD, Dr. Pinta Omastri Pandiangan, MSP, yang juga menjabat sebagai Penyelenggara Agama Katolik Kementerian Agama Kota Medan, serta sejumlah pengurus LP3KD lainnya. Turut hadir para penyuluh agama Katolik Kementerian Agama Kota Medan, yakni Hamma Sitohang, Roni Antonius Sitanggang, dan Hekdi Jojada Sinaga, yang juga merupakan bagian dari kepengurusan LP3KD Kota Medan.
Dalam rapat tersebut, para pengurus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Pesparani Katolik Kota Medan Tahun 2026, termasuk meninjau berbagai aspek penyelenggaraan, koordinasi panitia, serta hal-hal yang perlu ditingkatkan pada kegiatan mendatang. Evaluasi ini diharapkan menjadi bahan pembelajaran bersama agar pelaksanaan Pesparani berikutnya dapat berlangsung semakin baik, tertib, dan mampu melibatkan lebih banyak umat Katolik dalam kegiatan pembinaan iman melalui seni dan liturgi gerejawi.
Ketua Umum LP3KD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor, S.Sos., menyampaikan bahwa rapat evaluasi merupakan bagian penting dari tanggung jawab organisasi untuk meninjau pelaksanaan kegiatan sekaligus mengapresiasi kerja keras seluruh panitia. Ia berharap semangat kebersamaan, kekompakan, dan pelayanan yang telah terbangun selama Pesparani dapat terus dipertahankan demi kemajuan pembinaan umat Katolik di Kota Medan.
“Melalui evaluasi ini, kita dapat melihat hal-hal yang sudah berjalan baik dan yang masih perlu ditingkatkan. Terima kasih kepada seluruh panitia dan pengurus atas dedikasi serta kerja samanya. Semoga semangat pelayanan dan kebersamaan ini terus berlanjut,” ujar Antonius Devolis Tumanggor.
Sementara itu, Dr. Pinta Omastri Pandiangan, MSP, selaku Sekretaris Umum LP3KD Kota Medan sekaligus Penyelenggara Agama Katolik Kementerian Agama Kota Medan, menegaskan pentingnya sinergi antara LP3KD, penyuluh agama Katolik, dan seluruh pihak terkait dalam mendukung pembinaan umat. Menurutnya, Pesparani tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana untuk memperkuat iman, mengembangkan talenta, menumbuhkan persaudaraan, serta meningkatkan partisipasi umat dalam kehidupan menggereja.
“Pesparani bukan sekadar perlombaan, tetapi juga sarana memperkuat iman, mengembangkan talenta, dan mempererat persaudaraan umat Katolik. Melalui evaluasi ini, kita berharap pelaksanaan Pesparani ke depan semakin baik dan membawa dampak positif bagi pembinaan umat,” ujar Pinta Omastri Pandiangan.
Melalui rapat evaluasi dan pembubaran panitia ini, LP3KD Kota Medan diharapkan semakin solid dalam menjalankan program pembinaan dan pengembangan Pesparani Katolik ke depan. Kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen bersama untuk terus membangun kerja sama yang positif antara pengurus LP3KD dan Penyelenggara Agama Katolik Kementerian Agama Kota Medan, sehingga pelayanan kepada umat semakin berkualitas serta nilai-nilai iman, persaudaraan, dan toleransi dapat terus diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat.

