Medan (Humas) — Penyuluh Agama Buddha Kantor Kementerian Agama Kota Medan mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Personal Pemutakhiran Data Satuan Kerja (Satker) Triwulan II Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama Republik Indonesia secara daring melalui Zoom Meeting, Selasa (23/6/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan akurasi, validitas, dan keterbaruan data pada sistem informasi Bimas Buddha sebagai dasar penyusunan kebijakan, pelaksanaan program, serta evaluasi pembinaan umat Buddha di Indonesia.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan arahan dan pendampingan teknis terkait proses pemutakhiran berbagai data kelembagaan, rumah ibadah, organisasi keagamaan, serta pendidikan keagamaan Buddha yang menjadi bagian dari basis data Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha.
Adapun data yang dilakukan pemutakhiran meliputi Rumah Ibadah Agama Buddha (RIAB), Organisasi Keagamaan Buddha (OKB), Sekolah Minggu Buddha (SMB), serta berbagai data pada bidang pendidikan keagamaan Buddha yang mencakup guru Pendidikan Agama Buddha, satuan pendidikan, peserta didik, dan layanan pendidikan keagamaan Buddha lainnya.
Penyuluh Agama Buddha Kota Medan menyampaikan bahwa pemutakhiran data merupakan bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Kementerian Agama, khususnya dalam bidang pelayanan, pembinaan, pendidikan, dan pemberdayaan umat Buddha.
“Data yang akurat, valid, dan mutakhir menjadi dasar penting dalam penyusunan program dan kebijakan yang tepat sasaran. Oleh karena itu, pemutakhiran data perlu dilakukan secara berkala agar informasi yang tersedia benar-benar mencerminkan kondisi aktual di lapangan,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa data kelembagaan dan pendidikan keagamaan Buddha memiliki peran strategis dalam mendukung penyusunan program pembinaan umat, pengembangan pendidikan keagamaan Buddha, serta peningkatan kualitas pelayanan keagamaan yang dilaksanakan oleh Kementerian Agama.
Melalui kegiatan bimtek ini, peserta juga diberikan kesempatan untuk melakukan konsultasi teknis terkait penginputan data, validasi informasi, sinkronisasi data antarbidang, serta penyelesaian berbagai kendala yang dihadapi dalam proses pemutakhiran data pada masing-masing wilayah kerja.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui pemaparan materi, praktik pemutakhiran data, serta sesi diskusi dan tanya jawab. Melalui kegiatan ini diharapkan kualitas data kelembagaan, rumah ibadah, organisasi keagamaan, dan pendidikan Buddha semakin baik sehingga mampu mendukung perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi program Bimbingan Masyarakat Buddha secara lebih efektif dan tepat sasaran.
Partisipasi Penyuluh Agama Buddha Kota Medan dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen untuk mendukung tata kelola data yang akurat, akuntabel, dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan kepada masyarakat.

