Penyuluh Agama Islam Kemenag Medan Edukasi Jamaah MT Amal Setia, Perkuat Keharmonisan Rumah Tangga

Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kota Medan, H. Abdullah Hakim, memberikan edukasi keagamaan kepada jamaah Majelis Taklim (MT) Amal Setia pada Kamis (22/10/2026). Kegiatan ini mengangkat tema “5 Cara Menjadi Istri yang Menyejukkan Hati Suami” sebagai upaya meningkatkan pemahaman kaum ibu tentang pentingnya akhlak, komunikasi, dan sikap saling menghargai dalam membangun keharmonisan rumah tangga berdasarkan nilai-nilai Islam.

Dalam penyampaian materinya, H. Abdullah Hakim menjelaskan lima sikap yang dapat diterapkan untuk menciptakan suasana keluarga yang harmonis. Kelima sikap tersebut meliputi menjaga tutur kata, menghormati suami dalam hal kebaikan, memberikan dukungan dan perhatian, menjaga kepercayaan serta kehormatan keluarga, dan membiasakan komunikasi yang santun. Menurutnya, sikap-sikap tersebut perlu dilandasi ketulusan, kasih sayang, dan kesediaan untuk saling memahami agar hubungan suami istri tetap terjaga dengan baik.

“Keharmonisan rumah tangga dapat dibangun dari hal-hal sederhana, seperti menjaga tutur kata, memberikan perhatian, serta membiasakan komunikasi yang baik antara suami dan istri,” ungkap H. Abdullah Hakim.

Ia juga menekankan bahwa membangun keluarga yang harmonis bukan hanya menjadi tanggung jawab istri, melainkan membutuhkan peran aktif suami dan istri. Keduanya perlu saling mendukung, menghargai, serta menjalankan tanggung jawab masing-masing sesuai dengan tuntunan agama. Apabila terjadi perbedaan pendapat, pasangan diharapkan mampu menyikapinya dengan bijaksana, mengedepankan musyawarah, dan menghindari perkataan maupun tindakan yang dapat melukai perasaan.

Selain komunikasi, materi edukasi tersebut turut menyoroti pentingnya menjaga kepercayaan dan kehormatan keluarga. Kepercayaan merupakan fondasi penting dalam menciptakan rasa aman dan nyaman di antara pasangan. Sementara itu, perhatian dan dukungan yang diberikan dengan tulus dapat mempererat ikatan emosional, terutama ketika keluarga menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Seluruh nilai tersebut perlu diterapkan secara seimbang dengan menjunjung tinggi hak, kewajiban, dan martabat setiap anggota keluarga.

Melalui kegiatan ini, jamaah MT Amal Setia diajak untuk mengevaluasi kebiasaan sehari-hari, khususnya dalam berkomunikasi, mengelola emosi, dan menyelesaikan persoalan rumah tangga. Pembinaan keagamaan melalui majelis taklim menjadi salah satu sarana bagi Penyuluh Agama Islam untuk menyampaikan pesan-pesan keislaman yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Dengan pemahaman agama yang baik, jamaah diharapkan mampu menerapkan akhlak mulia dalam keluarga sekaligus menjadi teladan bagi lingkungan sekitarnya.

Kegiatan edukasi ini diharapkan dapat memperkuat kesadaran jamaah bahwa keluarga yang harmonis dibangun melalui kasih sayang, ketakwaan, komunikasi yang baik, serta komitmen bersama. Menjaga tutur kata, memberikan perhatian, saling memaafkan, dan menghormati satu sama lain merupakan langkah sederhana yang dapat dilakukan setiap hari. Dengan demikian, nilai-nilai Islam dapat hadir dalam kehidupan keluarga dan menjadi landasan untuk mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *