Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Petisah, Heriansyah Harahap, Komala Dewi, Nurlely, dan Muhammad Zahid Nasution melaksanakan kegiatan bimbingan keagamaan pada pengajian Persatuan Tunanetra Indonesia (PERTUNI), dengan mengangkat tema “Tunduk kepada Ayat-Ayat Allah” pada hari Kamis, 18 Juni 2026. Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh khidmat dan diikuti oleh anggota PERTUNI yang antusias menyimak materi yang disampaikan.
Dalam pemaparannya, para penyuluh menjelaskan bahwa seorang mukmin harus memiliki sikap tunduk dan patuh terhadap seluruh ayat Allah, baik yang terdapat dalam Al-Qur’an maupun tanda-tanda kebesaran-Nya yang ada di alam semesta. Ketundukan tersebut menjadi bukti keimanan dan ketaatan seorang hamba kepada Allah SWT.
Penyuluh Agama Islam Heriansyah Harahap menyampaikan bahwa ayat-ayat Allah merupakan petunjuk hidup yang harus dijadikan pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari. “Seorang mukmin yang beriman akan menerima dan melaksanakan perintah Allah dengan penuh keikhlasan. Tunduk kepada ayat-ayat Allah berarti menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam setiap langkah kehidupan,” ujarnya.
Sementara itu, Komala Dewi menjelaskan bahwa sikap tunduk kepada ayat Allah juga diwujudkan dengan memperbaiki akhlak dan menjauhi segala bentuk kemaksiatan. Menurutnya, seseorang yang memahami kandungan Al-Qur’an akan terdorong untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat bagi sesama. “Al-Qur’an tidak hanya dibaca, tetapi juga harus diamalkan agar memberikan cahaya dan petunjuk dalam kehidupan,” tuturnya.
Pada kesempatan yang sama, Nurlely mengajak peserta pengajian untuk senantiasa meningkatkan kecintaan kepada Al-Qur’an melalui membaca, memahami, dan mengamalkan isinya. Ia menegaskan bahwa ketenangan hati dan kebahagiaan hidup akan diperoleh oleh orang-orang yang dekat dengan ayat-ayat Allah. “Semakin dekat kita dengan Al-Qur’an, semakin kuat pula iman dan ketakwaan kita kepada Allah SWT,” katanya.
Muhammad Zahid Nasution menambahkan bahwa setiap ujian dan cobaan hidup hendaknya disikapi dengan kesabaran serta keyakinan terhadap petunjuk Allah. Menurutnya, tunduk kepada ayat-ayat Allah akan melahirkan sikap tawakal, sabar, dan optimis dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan. “Jangan pernah menjauh dari petunjuk Allah, karena di dalam Al-Qur’an terdapat solusi dan jalan keluar bagi setiap permasalahan yang kita hadapi,” ungkapnya.
Kegiatan bimbingan ditutup dengan sesi tanya jawab dan doa bersama. Para peserta pengajian PERTUNI menyampaikan apresiasi atas materi yang diberikan karena sangat relevan dalam memperkuat keimanan dan semangat menjalani kehidupan. Melalui kegiatan ini, para Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Petisah berharap peserta semakin mencintai Al-Qur’an serta mampu mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalam ayat-ayat Allah dalam kehidupan sehari-hari.

