Penyuluh Agama Islam KUA Medan Petisah Laksanakan Bimbingan Rohani dan Doa Bersama di RS Bandung Medan

Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Petisah, Heriansyah Harahap, Komala Dewi, Nurlely, dan Muhammad Zahid Nasution melaksanakan kegiatan bimbingan rohani dan doa bersama kepada pasien di RS Bandung Medan pada hari Kamis, 18 Juni 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan mental spiritual bagi pasien agar tetap memiliki semangat, kesabaran, dan keteguhan iman dalam menghadapi masa pengobatan.

Dalam kegiatan tersebut, para penyuluh memberikan motivasi keagamaan tentang pentingnya bersabar dan bertawakal kepada Allah SWT ketika menghadapi ujian berupa sakit. Para pasien diajak untuk meyakini bahwa setiap penyakit yang diberikan Allah juga disertai dengan jalan kesembuhan dan hikmah yang dapat mendekatkan diri kepada-Nya.

Penyuluh Agama Islam Heriansyah Harahap menyampaikan bahwa sakit merupakan ujian yang dapat menjadi sarana penghapus dosa bagi orang yang bersabar. “Sebagai seorang muslim, kita harus meyakini bahwa setiap ujian yang Allah berikan mengandung hikmah. Tetaplah berikhtiar menjalani pengobatan dan iringi dengan doa serta tawakal kepada Allah SWT,” ujarnya.

Komala Dewi dalam penyampaiannya mengajak para pasien untuk memperbanyak dzikir dan doa selama menjalani perawatan. Menurutnya, hati yang selalu mengingat Allah akan menjadi lebih tenang dan kuat dalam menghadapi berbagai keadaan. “Jangan biarkan sakit melemahkan semangat ibadah. Justru dalam kondisi seperti ini kita memiliki kesempatan lebih besar untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT,” katanya.

Sementara itu, Nurlely menekankan pentingnya menjaga prasangka baik kepada Allah dalam setiap kondisi. Ia mengingatkan bahwa kesembuhan datang atas izin Allah dan setiap hamba hendaknya tetap optimis serta tidak berputus asa. “Yakinlah bahwa Allah Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Tetaplah berdoa dan berharap kepada-Nya karena tidak ada penyakit yang tidak dapat disembuhkan oleh Allah,” tuturnya.

Muhammad Zahid Nasution menambahkan bahwa dukungan spiritual memiliki peran penting dalam membantu proses pemulihan pasien. Ia mengajak seluruh pasien dan keluarga yang mendampingi untuk terus memperkuat keimanan serta memperbanyak amalan-amalan yang mendatangkan ketenangan jiwa. “Kekuatan hati dan keyakinan kepada Allah dapat menjadi penyemangat dalam menghadapi masa-masa sulit. Semoga Allah memberikan kesembuhan dan kesehatan yang sempurna kepada seluruh pasien,” ungkapnya.

Kegiatan kemudian ditutup dengan pembacaan doa bersama yang dipimpin oleh para penyuluh. Suasana haru dan penuh kekhusyukan tampak menyelimuti ruangan saat para pasien dan keluarga mengaminkan doa yang dipanjatkan. Melalui kegiatan ini, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Petisah berharap kehadiran mereka dapat memberikan penguatan spiritual, menumbuhkan optimisme, serta menghadirkan ketenangan batin bagi para pasien yang sedang menjalani perawatan di RS Bandung Medan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *