Aktivis CU Tunas Mekar Medan mengikuti kegiatan pembinaan bertema “Pengawasan CU Tunas Mekar Medan” pada Rabu (22/07/2026), pukul 10.00 WIB di Kantor CU Tunas Mekar Medan yang beralamat di Jl. Setia Budi Gg. Rahmat No. 15, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para aktivis mengenai pentingnya fungsi pengawasan dalam mendukung tata kelola organisasi yang profesional dan bertanggung jawab.
Dalam kegiatan tersebut, Roni Antonius Sitanggang, Penyuluh Agama Katolik Kementerian Agama Kota Medan, hadir sebagai narasumber yang menyampaikan materi mengenai pengawasan pada CU Tunas Mekar Medan. Kehadirannya diharapkan dapat memberikan penguatan kepada para aktivis dalam membangun budaya organisasi yang berintegritas, transparan, dan akuntabel. Ia menjelaskan bahwa pengawasan merupakan bagian penting dari sistem organisasi yang berfungsi untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai dengan aturan, tujuan, dan nilai-nilai yang menjadi dasar pelayanan kepada anggota.
Pada pemaparannya, Roni Antonius Sitanggang menegaskan bahwa pengawasan tidak dimaksudkan untuk mencari kesalahan, melainkan sebagai sarana evaluasi dan pembinaan agar setiap program dapat berjalan secara efektif, efisien, dan transparan. Melalui pengawasan yang baik, organisasi dapat mengidentifikasi berbagai kendala, memperbaiki kelemahan, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada seluruh anggota CU Tunas Mekar Medan.
Selain itu, para aktivis diajak untuk menumbuhkan budaya integritas, kejujuran, akuntabilitas, dan tanggung jawab dalam menjalankan setiap tugas yang dipercayakan kepada mereka. Menurut Roni, keberhasilan sebuah koperasi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan pengurus dan manajemen, tetapi juga oleh peran aktif seluruh unsur organisasi dalam mendukung sistem pengawasan yang sehat dan objektif.
Dalam kesempatan tersebut, Roni juga mengajak seluruh aktivis untuk memandang pengawasan sebagai bagian dari upaya bersama dalam memajukan organisasi. “Pengawasan yang baik bukan untuk mencari kesalahan, tetapi menjadi sarana memperbaiki, membangun kepercayaan, dan memastikan setiap pelayanan kepada anggota berjalan dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.
Melalui kegiatan pembinaan ini, diharapkan para Aktivis CU Tunas Mekar Medan semakin memahami pentingnya fungsi pengawasan sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola organisasi yang baik. Dengan meningkatnya pemahaman dan komitmen seluruh aktivis, CU Tunas Mekar Medan diharapkan dapat terus berkembang menjadi koperasi yang profesional, terpercaya, dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh anggotanya.

