Medan (Humas) – Menjadikan rida Allah SWT sebagai tujuan utama kehidupan merupakan pesan yang disampaikan dalam bimbingan keagamaan yang digelar Kementerian Agama Kota Medan. Melalui Penyuluh Agama Islam Kemenag Kota Medan, jamaah Majelis Taklim Masjid Muslimin Suka Maju Medan diajak memahami jalan menuju mardhatillah melalui iman, ibadah, dan akhlak mulia, Sabtu (18/7/2026). Kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh semangat.
Dalam penyampaiannya, Alhuda, S.Sos.I. menjelaskan bahwa jalan menuju mardhatillah harus dimulai dengan memperkuat keimanan kepada Allah SWT sebagai fondasi dalam menjalani kehidupan. Menurutnya, keimanan yang kokoh akan melahirkan keyakinan, kesabaran, serta semangat untuk terus berbuat kebaikan dalam setiap keadaan. “Iman adalah pondasi utama dalam menggapai mardhatillah. Ketika keimanan tertanam kuat dalam hati, setiap langkah dan keputusan yang kita ambil akan senantiasa diarahkan untuk memperoleh rida Allah SWT,” ujarnya.
Selain memperkuat iman, Alhuda menekankan pentingnya menjaga kualitas ibadah sebagai bentuk ketaatan seorang hamba kepada Allah SWT. Ia mengajak jamaah untuk membiasakan diri menjalankan ibadah dengan ikhlas, istiqamah, dan sesuai tuntunan syariat agar memberikan dampak positif dalam kehidupan. “Ibadah yang dilakukan dengan penuh keikhlasan bukan hanya mendekatkan kita kepada Allah, tetapi juga menjadi kekuatan dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan. Oleh karena itu, jangan pernah meninggalkan kewajiban dan teruslah memperbanyak amal saleh,” tambahnya.
Lebih lanjut, Alhuda menyampaikan bahwa akhlak mulia merupakan cerminan dari keimanan dan ibadah yang benar. Menurutnya, seorang muslim yang mengharapkan mardhatillah harus mampu menjaga tutur kata, menghormati sesama, serta menghadirkan manfaat bagi lingkungan di sekitarnya. “Akhlak yang baik adalah buah dari iman dan ibadah yang berkualitas. Ketika kita mampu berbuat baik kepada sesama, menjaga kejujuran, serta menebarkan kasih sayang, maka kita sedang menapaki jalan menuju rida Allah SWT,” ungkapnya.
Selama kegiatan berlangsung, para jamaah mengikuti materi dengan penuh perhatian dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdiskusi mengenai penerapan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Suasana pengajian yang hangat dan interaktif mencerminkan semangat jamaah dalam memperdalam ilmu agama sebagai bekal menjalani kehidupan yang lebih baik. Hal ini menunjukkan bahwa majelis taklim tetap menjadi wadah yang efektif dalam memperkuat pembinaan keagamaan di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama Kota Medan terus mendorong penguatan pembinaan keagamaan sebagai sarana meningkatkan kualitas kehidupan beragama di tengah masyarakat. Diharapkan pemahaman tentang pentingnya iman, ibadah, dan akhlak mulia dapat menjadi inspirasi bagi jamaah untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT serta mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.

