Medan (Humas) — Plt. Penyelenggara Buddha Kantor Kementerian Agama Kota Medan, Irianto Saputra, S.Ag., M.Si., memfasilitasi kegiatan Mudita Citta Group dalam memberikan apresiasi kepada Guru Pendidikan Agama Buddha di Kota Medan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Vihara Metta Karuna, Selasa (25/8/2026), sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi para guru dalam menjalankan tugas pendidikan. Apresiasi diberikan sebagai bentuk perhatian terhadap peran Guru Pendidikan Agama Buddha dalam mendidik dan membimbing peserta didik. Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan penghargaan kepada para guru.
Pemberian apresiasi tersebut menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi, pengabdian, dan jasa Guru Pendidikan Agama Buddha dalam melaksanakan tugasnya. Para guru tidak hanya berperan menyampaikan pengetahuan keagamaan, tetapi juga menjadi teladan dalam menanamkan nilai moral dan karakter Buddhis kepada peserta didik. Melalui pendidikan agama Buddha, guru turut membantu generasi muda mengenal, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Dhamma dalam kehidupan sehari-hari. Peran tersebut dinilai penting dalam membentuk peserta didik yang memiliki moralitas, tanggung jawab, kepedulian, dan karakter yang baik.
Plt. Penyelenggara Buddha Kota Medan, Irianto Saputra, menyampaikan bahwa Guru Pendidikan Agama Buddha memiliki peran strategis dalam pembinaan generasi muda Buddhis. Menurutnya, pendidikan agama tidak hanya berorientasi pada penguasaan materi, tetapi juga pada pembentukan sikap dan perilaku peserta didik. “Dedikasi para Guru Pendidikan Agama Buddha memiliki arti penting dalam membentuk karakter peserta didik,” ujar Irianto. Ia menilai keteladanan guru menjadi salah satu bagian penting dalam menanamkan nilai-nilai Dhamma kepada generasi muda.
Irianto menjelaskan bahwa guru turut berperan dalam menjaga keberlanjutan Buddha Sāsana melalui proses pendidikan di sekolah. Nilai-nilai Dhamma yang diberikan kepada peserta didik diharapkan dapat terus diamalkan dan diwariskan kepada generasi berikutnya. “Guru tidak hanya mengajarkan materi, tetapi juga memberikan teladan dan menanamkan nilai-nilai Dhamma,” katanya. Menurutnya, proses pendidikan yang dilakukan secara berkelanjutan dapat membantu melahirkan generasi Buddhis yang memiliki karakter baik dan bertanggung jawab.
Apresiasi yang diberikan melalui kegiatan Mudita Citta Group tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi para Guru Pendidikan Agama Buddha untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian. Penghargaan tersebut juga menjadi bentuk dukungan terhadap kontribusi guru dalam memberikan pelayanan pendidikan agama Buddha kepada peserta didik. “Dari proses pendidikan inilah diharapkan lahir generasi Buddhis yang memiliki karakter baik dan mampu menjaga keberlangsungan Buddha Sāsana,” ungkap Irianto. Ia berharap semangat para guru dalam menjalankan tugas dapat terus tumbuh demi mendukung pembinaan generasi muda Buddhis.
Kegiatan yang dilaksanakan di Vihara Metta Karuna tersebut berlangsung dalam suasana penuh apresiasi dan kebersamaan. Melalui kegiatan ini, sinergi antara Kementerian Agama, komunitas umat Buddha, dan Guru Pendidikan Agama Buddha di Kota Medan diharapkan semakin kuat dalam mendukung pembinaan generasi muda. Irianto berharap perhatian dan apresiasi terhadap para guru dapat terus diberikan sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian mereka dalam dunia pendidikan. “Semoga apresiasi ini menjadi penyemangat bagi para guru untuk terus memberikan pendidikan terbaik dan menanamkan nilai-nilai Dhamma kepada generasi muda,” pungkasnya.

