Sambut Muharram 1448 H, Penyuluh KUA Medan Amplas Ajak Jamaah Perbanyak Amal Saleh dan Perkuat Ketakwaan

Medan (Humas) — Menyambut datangnya Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Amplas terus mengintensifkan pembinaan keagamaan kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan bimbingan dan penyuluhan yang menyentuh langsung kebutuhan umat. Langkah ini merupakan bagian dari upaya memperkuat pemahaman keagamaan sekaligus mendorong peningkatan kualitas ibadah masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala KUA Kecamatan Medan Amplas, H. Muhammad Lukman Hakim Hasibuan, S.Ag., M.A., terus mendorong seluruh penyuluh agama, penghulu, dan Penata Layanan Operasional (PLO) untuk menghadirkan pelayanan dan pembinaan yang prima, berkelanjutan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sebagai tindak lanjut dari arahan tersebut, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Amplas, Nurbaiti Lubis, S.Ag., melaksanakan kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh) di Pengajian Wanita Medan (PWM), Rabu (17/6/2026). Kegiatan yang diikuti pengurus dan puluhan jamaah tersebut mengangkat tema “Perbanyak Amal Saleh di Bulan Muharram.”

Dalam suasana yang penuh keakraban dan kekhidmatan, Nurbaiti Lubis mengajak jamaah menjadikan bulan Muharram sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan. Ia menjelaskan bahwa Muharram merupakan salah satu dari empat bulan haram yang dimuliakan Allah SWT, sehingga umat Islam dianjurkan memperbanyak amal kebajikan dan menjauhi segala bentuk kemaksiatan.

Bulan Muharram adalah momentum bagi setiap muslim untuk melakukan introspeksi diri, memperbaiki hubungan dengan Allah Ta’ala, dan meningkatkan kualitas amal saleh,” ujarnya di hadapan jamaah.

Menurutnya, pergantian tahun Hijriah tidak seharusnya dimaknai hanya sebagai perubahan angka dalam kalender, tetapi menjadi kesempatan berharga untuk melakukan muhasabah serta mengevaluasi perjalanan hidup selama setahun terakhir.

Dalam materinya, Nurbaiti mengajak jamaah untuk mengisi bulan Muharram dengan berbagai amalan yang bernilai ibadah, seperti memperbanyak salat sunnah, membaca Al-Qur’an, berzikir, bersedekah, mempererat tali silaturahmi, serta meningkatkan kepedulian sosial kepada sesama.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga keistiqamahan dalam beribadah dan berbuat kebaikan. Menurutnya, amal yang dilakukan secara konsisten memiliki nilai yang sangat tinggi di sisi Allah SWT.

Amal saleh yang dilakukan secara terus-menerus meskipun sedikit lebih dicintai oleh Allah Ta’ala daripada amal yang banyak tetapi tidak berkesinambungan,” jelasnya.

Antusiasme jamaah terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Para peserta menyimak materi dengan penuh perhatian karena tema yang disampaikan dinilai sangat relevan sebagai bekal spiritual dalam menyambut bulan Muharram dan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.

Selain memperoleh penguatan pemahaman keagamaan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah dan silaturahmi antaranggota majelis taklim. Interaksi yang hangat antara penyuluh dan jamaah mencerminkan pentingnya pembinaan keagamaan yang hadir langsung di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan Bimluh ini, KUA Kecamatan Medan Amplas berharap kaum ibu yang tergabung dalam berbagai majelis taklim dapat menjadi agen perubahan dan motor penggerak kebaikan di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Dengan semangat Muharram, diharapkan tumbuh kesadaran untuk terus memperbaiki diri, meningkatkan kualitas ibadah, memperbanyak amal saleh, serta mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan agar Allah SWT senantiasa memberikan keberkahan, kesehatan, dan kemudahan kepada seluruh jamaah dalam mengisi bulan Muharram dengan amal-amal terbaik yang diridhai-Nya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *