Seorang Wanita Mantap Masuk Islam, Kepala KUA Medan Sunggal Pimpin Prosesi Syahadat

Medan (Humas) – Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Sunggal, H. Agus Salim, S.Ag., M.Pd.I., memimpin prosesi pengucapan dua kalimat syahadat seorang wanita bernama Ria Nathalia boru Purba di Kantor KUA Kecamatan Medan Sunggal, Jalan Seroja Nomor 1 Medan, Jumat (19/06/2026). Prosesi berlangsung khidmat dan disaksikan oleh keluarga dekat, di antaranya ibu kandungnya, Melva boru Situmeang, kakak kandungnya Yasmin Marlina boru Sinambela, serta anggota keluarga lainnya yang turut memberikan dukungan.

Keputusan Ria Nathalia untuk memeluk agama Islam berawal dari ketertarikannya terhadap perubahan positif yang dilihat pada diri kakaknya, Yasmin Marlina boru Sinambela, yang terlebih dahulu masuk Islam. Dari enam bersaudara, tiga di antaranya telah memeluk Islam. Ria Nathalia mengaku kagum melihat kedisiplinan kakaknya dalam menjalankan salat lima waktu, menjaga kebersihan, serta menunjukkan akhlak yang semakin baik kepada suami dan anak-anaknya. Keteladanan tersebut mendorong dirinya untuk mempelajari Islam lebih dalam.

Selain belajar langsung dari sang kakak, Ria Natalia juga memperdalam pengetahuannya tentang Islam melalui berbagai sumber, termasuk media sosial. Setelah melalui proses pembelajaran dan keyakinan yang matang, ia mantap mengucapkan dua kalimat syahadat di hadapan Kepala KUA Medan Sunggal. Kehadiran sang ibu dalam prosesi tersebut menjadi bentuk dukungan keluarga terhadap pilihan yang diambilnya, sementara ayah kandungnya diketahui telah wafat.

Dalam nasihatnya, H. Agus Salim, S.Ag., M.Pd.I., mengingatkan agar Ria Nathalia mempersiapkan diri lahir dan batin sebagai seorang muslimah yang baik. Beliau menekankan pentingnya mempelajari Al-Qur’an, melaksanakan salat, menjalankan ibadah puasa, menunaikan zakat, serta berupaya untuk dapat menunaikan ibadah haji apabila diberikan kemampuan oleh Allah SWT. “Menjadi seorang muslimah tidak hanya sebatas mengucapkan syahadat, tetapi juga harus dibuktikan dengan kesungguhan dalam mempelajari dan mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Agus Salim.

Ria Nathalia mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya setelah resmi memeluk Islam dan menerima sertifikat sebagai mualaf dari KUA Medan Sunggal. “Saya merasa sangat bahagia dapat mengucapkan dua kalimat syahadat. Saya berharap dan memohon doa agar dapat istiqamah memeluk agama Islam hingga akhir hayat,” ungkapnya.

Prosesi tersebut turut disaksikan oleh Iqbal Habibie Siregar dan Pan Suadi sebagai saksi. Acara kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Iqbal Habibie Siregar untuk memohon kekuatan iman, kemudahan dalam mempelajari Islam, serta kemampuan mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Prosesi syahadat yang dijalani Ria Nathalia boru Purba di KUA Kecamatan Medan Sunggal menjadi bukti bahwa hidayah dapat hadir melalui keteladanan dan akhlak yang baik. Dukungan keluarga, pembelajaran yang sungguh-sungguh, serta bimbingan dari para tokoh agama diharapkan menjadi bekal bagi Ria Nathalia untuk istiqamah menjalani kehidupan sebagai seorang muslimah yang taat dan berakhlakul karimah.(Paidi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *