Tanamkan Pengharapan, Penyuluh Agama Kristen Kemenag Medan Layani Warga Binaan Rumah Perlindungan Sosial

Medan (Humas) – Kementerian Agama Kota Medan melalui Penyuluh Agama Kristen melaksanakan pelayanan Safari Rohani bagi warga binaan di Rumah Perlindungan Sosial Kota Medan, Sabtu (24/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Kemenag Kota Medan dalam menghadirkan pelayanan keagamaan bagi masyarakat yang membutuhkan penguatan iman dan spiritual. Mengangkat tema “Tuhan Mengingat dan Menyelamatkan Umat-Nya”, kegiatan ini mengajak warga binaan untuk tetap memiliki pengharapan dan semangat dalam menjalani kehidupan.

Ibadah diawali dengan pujian dan penyembahan yang dipimpin oleh Rohana Simamora, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian firman Tuhan oleh Mona Putri Sembiring, S.Th. Firman Tuhan yang berlandaskan Kejadian 19:29 mengisahkan pertolongan Allah kepada Lot di tengah kehancuran kota-kota di Lembah Yordan. Melalui kisah tersebut, warga binaan diajak memahami bahwa Tuhan tetap hadir dan sanggup menolong umat-Nya dalam menghadapi berbagai kesulitan hidup.

Dalam khotbahnya, Mona Putri Sembiring menekankan pentingnya menjaga pengharapan dan membuka diri terhadap perubahan. “Jangan pernah kehilangan pengharapan, sebab keadaan yang kita hadapi saat ini bukanlah akhir dari perjalanan hidup kita. Tuhan tetap sanggup menolong dan memberikan kesempatan bagi setiap orang untuk memperbaiki diri serta melangkah menuju kehidupan yang lebih baik,” pesannya. Ia juga mengajak warga binaan untuk menjadikan masa pembinaan sebagai kesempatan memperbaiki sikap, meninggalkan kebiasaan yang tidak baik, dan membangun kehidupan yang lebih positif.

Sementara itu, doa syafaat dipimpin oleh Tridah Natalia Mandalahi dengan memanjatkan doa bagi warga binaan agar memperoleh kekuatan, kesehatan, ketenangan hati, dan keteguhan iman selama menjalani proses pembinaan. Doa turut dipanjatkan bagi keluarga warga binaan serta para petugas Rumah Perlindungan Sosial agar senantiasa diberikan penyertaan dan kekuatan dalam menjalankan tanggung jawab. Selain ibadah bersama, kegiatan ini juga dilengkapi dengan pelayanan konseling oleh Debora Br Pandia, S.Th., yang memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk menyampaikan pergumulan dan memperoleh pendampingan rohani sesuai kebutuhan masing-masing.

Senada dengan pesan firman Tuhan yang disampaikan, pelayanan konseling diharapkan dapat membantu warga binaan membangun cara pandang yang lebih positif dalam menghadapi persoalan hidup. Pendampingan tersebut juga menjadi wujud kepedulian Penyuluh Agama Kristen dalam memberikan perhatian secara pribadi, selain menyampaikan penguatan melalui ibadah. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa berkat yang dibawakan oleh Mateus Brian Purba, S.Th., agar seluruh peserta senantiasa memperoleh damai sejahtera dan kekuatan dalam menjalani kehidupan.

Melalui Safari Rohani ini, Penyuluh Agama Kristen Kemenag Kota Medan terus berupaya menghadirkan pelayanan keagamaan yang humanis dan menyentuh kebutuhan spiritual masyarakat, termasuk warga binaan Rumah Perlindungan Sosial. Kehadiran para penyuluh diharapkan dapat menumbuhkan pengharapan, memperkuat iman, serta mendorong warga binaan untuk terus memperbaiki diri. Dengan menjadikan masa pembinaan sebagai kesempatan untuk berubah, warga binaan diharapkan mampu mempersiapkan diri kembali ke tengah keluarga dan masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk bangkit, menjalani kehidupan yang lebih baik, dan menebarkan kebaikan di lingkungan sekitarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *