Medan (Humas) – MIN 7 Kota Medan menerima kunjungan Tim Monitoring Barang Milik Negara (BMN) dari Kementerian Agama Kota Medan dalam rangka pelaksanaan monitoring dan evaluasi pengelolaan BMN di lingkungan madrasah, Senin (27/7/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan pengelolaan aset negara telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, mulai dari penyediaan barang inventaris, pencatatan, pemeliharaan, hingga pemanfaatan sarana dan prasarana pendukung proses pembelajaran. Tim monitoring yang hadir berjumlah empat orang dan disambut langsung oleh Kepala Madrasah beserta jajaran.
Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan peninjauan terhadap berbagai barang inventaris milik madrasah, mencocokkan data administrasi dengan kondisi fisik barang, serta memberikan arahan terkait pentingnya pengelolaan BMN yang tertib, akuntabel, dan transparan. Selain itu, dilakukan pula diskusi mengenai kebutuhan penyediaan barang inventaris yang mendukung peningkatan mutu layanan pendidikan di MIN 7 Kota Medan.
Pada kesempatan tersebut, Tengku Erwin Helfika, ST selaku Perencana Kementerian Agama Kota Medan menyampaikan bahwa monitoring BMN merupakan bagian dari upaya pembinaan agar seluruh satuan kerja mampu mengelola aset negara secara profesional. Beliau menegaskan bahwa setiap barang yang diperoleh melalui anggaran negara harus dimanfaatkan secara optimal, dirawat dengan baik, serta diadministrasikan secara lengkap agar memberikan manfaat yang maksimal bagi dunia pendidikan.
“Pengelolaan Barang Milik Negara bukan hanya sebatas pencatatan administrasi, tetapi juga menjadi bentuk tanggung jawab kita dalam menjaga aset negara. Melalui monitoring ini diharapkan setiap satuan kerja semakin tertib dalam penyediaan, pemanfaatan, pemeliharaan, serta pelaporan barang inventaris sehingga seluruh aset dapat mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Bapak Tengku Erwin Helfika.
Sementara itu, Kepala MIN 7 Kota Medan, Safnita Fahmi Ahkam, S.Pd.I, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan pembinaan yang diberikan oleh Tim Monitoring BMN Kementerian Agama Kota Medan. Menurut beliau, kegiatan ini menjadi sarana evaluasi yang sangat bermanfaat dalam meningkatkan kualitas tata kelola aset di lingkungan madrasah.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan arahan yang telah diberikan. Monitoring ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pengelolaan Barang Milik Negara secara tertib, akuntabel, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Kami berkomitmen menjaga seluruh aset madrasah agar dapat dimanfaatkan secara maksimal dalam mendukung proses pembelajaran dan pelayanan pendidikan kepada peserta didik,” ungkap Safnita Fahmi Ahkam,
Melalui kegiatan monitoring ini, diharapkan pengelolaan BMN di MIN 7 Kota Medan semakin berkualitas, tertib administrasi, serta mampu mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Dengan pengelolaan aset yang optimal, madrasah diharapkan dapat terus memberikan layanan pendidikan yang berkualitas serta menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warga madrasah.

