Medan (Humas) – Murid berprestasi MTsN 3 Medan, Zaskia Zafhira dari kelas IX.8, mendapat kehormatan menjadi narasumber dalam program siniar “Cerita Aja” yang disiarkan oleh Radio Republik Indonesia (RRI) Medan pada Selasa (28/7/2026) pukul 10.00 WIB. Kehadiran Zaskia merupakan bentuk apresiasi atas prestasi gemilang yang berhasil diraihnya di tingkat internasional. Dalam kesempatan tersebut, ia berbagi pengalaman, perjuangan, serta kisah inspiratif di balik keberhasilannya mengharumkan nama MTsN 3 Medan dan Indonesia. Turut hadir sebagai narasumber lainnya, murid MAN 1 Medan, Rafa Ruzain, peraih Medali Emas pada Japan Design Idea and Invention Expo 2026 di Osaka, Jepang.
Zaskia Zafhira menjadi sorotan karena berhasil meraih Juara I (1st Kyorugi Medal) dan Juara II (2nd Poomsae Medal) pada 18th CK Classic International Open Taekwondo Championship Malaysia 2026. Kejuaraan bergengsi tersebut berlangsung pada 11–12 Juli 2026 di Dewan Seri Sarjana, Universiti Tenaga Nasional (UNITEN), Malaysia. Kehadirannya dalam siniar RRI menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar MTsN 3 Medan karena prestasi madrasah dapat dikenal lebih luas oleh masyarakat melalui media penyiaran nasional.
Selama sesi wawancara, pembawa acara Windy Niskya Rahmi Harefa, yang akrab disapa Windy, mengaku kagum atas pencapaian Zaskia yang mampu menembus kejuaraan taekwondo tingkat internasional di usia yang masih muda. Dengan penuh percaya diri, Zaskia menjawab setiap pertanyaan secara santai namun tetap menunjukkan rasa syukur dan kebanggaannya. Saat ditanya mengenai lawan terberat selama bertanding, Zaskia mengungkapkan bahwa atlet dari Malaysia merupakan lawan yang paling berat. Menariknya, ia juga mengaku bahwa rasa gugup justru lebih besar dirasakan sebelum babak final dibandingkan saat bertanding di partai puncak.
Dalam kesempatan tersebut, Zaskia menyampaikan bahwa keberhasilannya tidak terlepas dari usaha yang sungguh-sungguh, doa yang tiada henti, serta dukungan penuh dari kedua orang tua, pelatih, dan pihak madrasah. Menurutnya, seluruh dukungan tersebut menjadi motivasi terbesar hingga akhirnya mampu mengibarkan nama Indonesia di ajang internasional. Ia pun merasa bangga dapat membawa pulang prestasi yang membanggakan sekaligus menginspirasi teman-teman seusianya agar tidak takut bermimpi dan terus berusaha meraih cita-cita.
Zaskia hadir dalam kegiatan siniar tersebut didampingi oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Akademik, Safrizal, S.Pd., serta Guru Bahasa Indonesia, Muhammad Yamin, S.Pd. Safrizal menyampaikan rasa bangga atas undangan yang diberikan RRI Medan kepada murid berprestasi MTsN 3 Medan. Menurutnya, kegiatan seperti ini tidak hanya memperkenalkan berbagai prestasi yang diraih madrasah kepada masyarakat luas, tetapi juga menjadi motivasi bagi peserta didik lainnya agar terus berprestasi di bidang akademik maupun nonakademik. Ia berharap semakin banyak generasi muda yang terdorong untuk mengembangkan potensi diri dan membawa nama baik madrasah hingga tingkat nasional maupun internasional.
Melalui program siniar “Cerita Aja”, RRI Medan menunjukkan komitmennya dalam memberikan ruang apresiasi kepada generasi muda yang telah mengukir prestasi membanggakan. Kehadiran Zaskia Zafhira dan Rafa Ruzain membuktikan bahwa pelajar Kota Medan memiliki kemampuan untuk bersaing di tingkat dunia. Kisah perjuangan mereka diharapkan mampu menginspirasi generasi muda lainnya agar terus berkarya, berprestasi, dan menjadi pribadi yang membawa manfaat bagi bangsa, negara, serta dunia pendidikan Indonesia.

