Medan (Humas) – Kantor Kementerian Agama Kota Medan melalui Bimbingan Masyarakat Kristen kembali melaksanakan kegiatan pembinaan dan pelayanan keagamaan di Yayasan Panti Asuhan Menara Kasih Indonesia, Gang Melintang I Nomor 47B, Kelurahan Padang Bulan Selayang I, Kecamatan Medan Selayang, Selasa (28/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Kementerian Agama dalam memberikan penguatan spiritual sekaligus membentuk karakter generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai kasih, kepedulian, dan pengharapan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Junita Tumanggor, S.Pd., Mahla Tarigan, S.Th., Fitri Sihotang, M.Pd., Rohanna Simamora, M.Th., dan Tridah Mandalahi, S.Pd.K. Kehadiran para pembina disambut hangat oleh anak-anak panti yang mengikuti rangkaian ibadah dan pembinaan dengan penuh antusias. Suasana kebersamaan yang terjalin semakin memperkuat makna pelayanan sebagai bentuk kasih yang diwujudkan melalui perhatian dan pendampingan kepada sesama.
Firman Tuhan disampaikan oleh Frensa Hasugian dengan mengambil nas dari Injil Matius 5:16, yang mengajarkan setiap orang percaya untuk menjadi terang bagi dunia melalui perbuatan baik. Dalam penyampaiannya, Frensa mengajak anak-anak panti memahami bahwa menjadi terang tidak selalu diwujudkan melalui hal-hal besar, tetapi dapat dimulai dari sikap sederhana yang membawa damai, kasih, dan sukacita bagi orang lain.
“Menjadi terang bukan hanya melalui apa yang kita ucapkan, tetapi juga melalui perbuatan baik yang dapat dirasakan oleh orang-orang di sekitar kita. Ketika kita menunjukkan kasih, kepedulian, dan semangat untuk menolong sesama, di situlah kehidupan kita menjadi kesaksian yang memuliakan nama Tuhan,” ungkap Frensa.
Ia menjelaskan bahwa setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi berkat di lingkungan tempat tinggal, sekolah, maupun pergaulan sehari-hari. Menurutnya, sikap saling menghargai, berkata dengan lemah lembut, membantu teman yang membutuhkan, serta menghormati orang tua merupakan bentuk nyata dari firman Tuhan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Perbuatan baik yang dilakukan dengan tulus akan membawa dampak positif, bukan hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi orang lain. Karena itu, jangan pernah merasa kecil untuk berbuat baik. Tuhan dapat memakai setiap tindakan sederhana untuk menjadi berkat bagi banyak orang,” lanjutnya.
Dalam kesempatan tersebut, Frensa juga memberikan motivasi agar anak-anak panti terus bertumbuh dalam iman dan tidak kehilangan harapan dalam meraih cita-cita. Ia mengingatkan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk menjadi pribadi yang berprestasi dan memiliki karakter yang kuat apabila terus mengandalkan Tuhan dalam setiap langkah kehidupan.
“Kiranya firman Tuhan yang kita dengarkan hari ini menjadi kekuatan bagi setiap anak untuk terus bertumbuh dalam iman, memiliki pengharapan yang teguh, serta menjadi terang melalui setiap perkataan dan perbuatan baik di mana pun berada. Jadilah generasi yang membawa kasih dan sukacita bagi banyak orang,” pesannya.
Melalui kegiatan pembinaan dan pelayanan keagamaan ini, Kantor Kementerian Agama Kota Medan berharap nilai-nilai Kristiani yang ditanamkan dapat terus bertumbuh dalam diri anak-anak Yayasan Panti Asuhan Menara Kasih Indonesia. Dengan demikian, mereka tidak hanya memiliki penguatan iman, tetapi juga mampu menjadi generasi yang berkarakter, peduli terhadap sesama, serta menghadirkan terang Tuhan melalui setiap perbuatan baik dalam kehidupan sehari-hari.

