Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Sunggal, Paidi, S.Ag, melaksanakan kegiatan bimbingan dan penyuluhan agama di Majelis Taklim Nurul Iman yang bertempat di kediaman Ani Sar, Jalan Klonengan, Komplek BTN Sunggal, pada Jumat (7/8/2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Majelis Taklim Nurul Iman, Tuti, Bendahara Rosmida, serta lebih dari 50 anggota perwiritan yang mengikuti rangkaian acara dengan penuh khidmat.
Acara diawali dengan pembukaan oleh Sekretaris Majelis Taklim Nurul Iman, Tuti, yang menyampaikan susunan kegiatan. Selanjutnya jamaah bersama-sama membaca surah-surah pendek dan Surah Yasin sebagai bentuk ikhtiar meningkatkan keimanan dan mempererat ukhuwah Islamiyah. Suasana pengajian berlangsung khusyuk sebelum memasuki sesi ceramah agama.
Dalam tausiyahnya, Paidi, menyampaikan materi tentang hakikat hidup. Ia menjelaskan bahwa kehidupan manusia tidak pernah lepas dari berbagai ujian yang Allah SWT berikan. Ujian tersebut dapat datang dari berbagai arah, termasuk dari lingkungan keluarga seperti pasangan hidup maupun anak-anak. Menurutnya, setiap ujian merupakan sarana bagi Allah SWT untuk meningkatkan kualitas keimanan hamba-Nya.
“Hidup ini pasti dipenuhi ujian. Terkadang ujian datang dari orang yang paling dekat dengan kita. Yang terpenting bukan besar kecilnya ujian, tetapi bagaimana kita mampu menerimanya dengan sabar, ikhlas, dan bertawakal kepada Allah SWT. Orang yang lulus dari ujian akan diangkat derajatnya oleh Allah,” ujar Paidi.
Paidi juga mengingatkan bahwa hakikat hidup yang tidak dapat dihindari oleh setiap manusia adalah kematian. Oleh karena itu, setiap muslim hendaknya mempersiapkan bekal terbaik untuk kembali kepada Allah SWT, yaitu ketakwaan dengan menjalankan segala perintah-Nya serta menjauhi segala larangan-Nya. Dengan bekal tersebut, seorang hamba akan memperoleh kebahagiaan di dunia maupun di akhirat.
Kegiatan pengajian ditutup dengan doa bersama sebagai penyempurna rangkaian perwiritan. Melalui pembinaan rutin seperti ini, KUA Kecamatan Medan Sunggal terus berkomitmen memperkuat pemahaman keagamaan masyarakat serta membina umat agar memiliki keimanan yang kokoh, akhlak yang mulia, dan kesiapan menghadapi setiap ujian kehidupan dengan penuh kesabaran dan tawakal.
Kajian tentang hakikat hidup yang disampaikan Penyuluh Agama Islam KUA Medan Sunggal menjadi pengingat bahwa kehidupan merupakan rangkaian ujian yang harus dihadapi dengan iman, kesabaran, dan tawakal. Melalui pembinaan ini, diharapkan jamaah semakin meningkatkan ketakwaan serta mempersiapkan bekal terbaik untuk meraih kebahagiaan di dunia dan akhirat.(Paidi).

