Satukan Langkah, Pokjaluh Kota Medan Perkuat Sinergi Penyuluh Agama Islam

Medan (Humas) — Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Kota Medan melaksanakan musyawarah bersama seluruh Penyuluh Agama Islam, Senin (14/9/2026). Kegiatan yang dipimpin Ketua Pokjaluh Kota Medan, Suriadi, S.Ag., tersebut menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, dan kebersamaan antarpenyuluh dalam melaksanakan tugas pembinaan serta penyuluhan keagamaan di tengah masyarakat.

Musyawarah dimanfaatkan para penyuluh untuk berdiskusi mengenai pelaksanaan tugas sekaligus membahas berbagai hal yang berkaitan dengan kegiatan penyuluhan di lapangan. Pertukaran informasi dan pengalaman menjadi bagian penting dalam forum tersebut, sehingga para penyuluh dapat saling memberikan masukan serta memahami kondisi yang dihadapi dalam memberikan pembinaan kepada masyarakat.

Suriadi menyampaikan bahwa koordinasi dan komunikasi yang baik menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pelaksanaan tugas penyuluh. Menurutnya, musyawarah tidak hanya menjadi forum untuk membahas program, tetapi juga menjadi wadah untuk menyatukan pemikiran dan memperkuat semangat kebersamaan di antara para penyuluh.

“Musyawarah ini menjadi ruang bagi seluruh penyuluh untuk saling bertukar pikiran, menyampaikan masukan, dan menyatukan langkah dalam menjalankan tugas. Dengan komunikasi yang baik, kita dapat saling mendukung dan mencari solusi terhadap berbagai hal yang ditemui dalam pelaksanaan penyuluhan,” ujar Suriadi.

Ia menambahkan bahwa pengalaman para penyuluh di berbagai lingkungan binaan dapat menjadi bahan pembelajaran bersama. Setiap penyuluh memiliki kondisi dan karakteristik masyarakat yang berbeda, sehingga diperlukan kerja sama dan keterbukaan untuk menemukan pendekatan pembinaan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing lingkungan.

“Kita ingin seluruh penyuluh memiliki semangat yang sama dalam memberikan pelayanan dan pembinaan keagamaan kepada masyarakat. Apa yang menjadi pengalaman di lapangan dapat dibagikan dan menjadi pembelajaran bersama untuk meningkatkan kualitas penyuluhan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Suriadi menekankan bahwa peran Penyuluh Agama Islam tidak hanya berkaitan dengan penyampaian materi keagamaan, tetapi juga kehadiran dalam mendampingi masyarakat. Penyuluh diharapkan mampu membangun komunikasi yang baik, mendengarkan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, serta memberikan pendampingan sesuai dengan tugas dan kompetensinya.

“Tugas penyuluh bukan hanya menyampaikan materi keagamaan, tetapi juga bagaimana kita bisa hadir, mendengar, dan memberikan solusi yang dibutuhkan masyarakat. Karena itu, kita harus terus meningkatkan kompetensi, menjaga integritas, dan melaksanakan amanah dengan sebaik-baiknya,” tuturnya.

Musyawarah tersebut juga menjadi sarana evaluasi dan penguatan langkah bersama dalam pelaksanaan kegiatan penyuluhan. Berbagai masukan yang disampaikan diharapkan dapat menjadi bahan untuk meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan sekaligus menyesuaikan kegiatan pembinaan dengan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang. Kebersamaan dan koordinasi antarpenyuluh dinilai penting agar pelaksanaan tugas dapat berjalan lebih terarah dan memberikan manfaat yang semakin luas.

Kegiatan musyawarah Pokjaluh Kota Medan bersama seluruh Penyuluh Agama Islam berlangsung dalam suasana komunikatif dan penuh kekeluargaan. Selain memperkuat silaturahmi, forum tersebut menjadi wadah untuk membangun kesamaan pemahaman dan langkah dalam melaksanakan tugas penyuluhan. Melalui koordinasi yang berkelanjutan dan semangat kerja sama, Penyuluh Agama Islam Kemenag Medan diharapkan semakin optimal dalam memberikan pembinaan dan pelayanan keagamaan kepada masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *