Medan (Humas) – Penguatan nilai cinta kasih dan welas asih menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan beragama yang harmonis serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama. Semangat tersebut tercermin dalam kehadiran Pelaksana Tugas (Plt.) Penyelenggara Buddha Kementerian Agama Kota Medan, Irianto Saputra, S.Ag., M.Si., pada Perayaan Puja Avalokitesvara Jagadmatha di Vihara Bodhi Gaya, Medan, pada Minggu (11/10/2026). Kehadiran perwakilan Kemenag Medan ini menjadi bentuk dukungan terhadap pembinaan spiritual umat Buddha sekaligus penguatan nilai-nilai kebajikan dalam kehidupan bermasyarakat. Melalui momentum tersebut, umat diharapkan semakin terdorong untuk menerapkan cinta kasih dan welas asih dalam hubungan dengan sesama.
Perayaan Puja Avalokitesvara Jagadmatha menjadi kesempatan bagi umat Buddha untuk memperdalam keyakinan dan menghayati nilai-nilai luhur dalam ajaran Buddha. Avalokitesvara dikenal dalam tradisi Buddhis sebagai Bodhisattva yang melambangkan welas asih terhadap semua makhluk. “Perayaan Puja Avalokitesvara Jagadmatha menjadi momentum bagi umat untuk menumbuhkan cinta kasih, mengembangkan welas asih, dan menerapkan nilai-nilai kebajikan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Irianto Saputra. Ia berharap nilai-nilai tersebut tidak hanya dimaknai dalam pelaksanaan ritual keagamaan, tetapi juga diwujudkan melalui perilaku yang peduli, suka menolong, dan menghargai sesama.
Penguatan cinta kasih dapat dimulai dari lingkungan keluarga, kemudian dikembangkan dalam kehidupan sosial yang lebih luas. Selain itu, sikap welas asih mendorong seseorang untuk lebih peka terhadap kesulitan yang dihadapi orang lain tanpa membedakan latar belakang. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat membentuk pribadi yang mengutamakan kedamaian, menghindari tindakan yang menyakiti sesama, serta membangun hubungan yang harmonis. Dengan demikian, perayaan keagamaan dapat menjadi sarana refleksi untuk meningkatkan kualitas spiritual sekaligus memperkuat kepedulian sosial.
Kehadiran Kemenag Medan dalam perayaan tersebut juga mencerminkan dukungan terhadap kegiatan pembinaan umat dan pengembangan kehidupan beragama yang harmonis. Senada dengan hal itu, kerja sama antara pemerintah dan lembaga keagamaan memiliki peran penting dalam menumbuhkan sikap saling menghormati di tengah keberagaman masyarakat. Melalui komunikasi dan sinergi yang baik, berbagai kegiatan keagamaan diharapkan dapat terus berlangsung serta memberikan manfaat bagi umat. Upaya tersebut sejalan dengan pentingnya menjaga kerukunan dan memperkuat persaudaraan di Kota Medan.
Sementara itu, Perayaan Puja Avalokitesvara Jagadmatha di Vihara Bodhi Gaya menjadi ruang bagi umat untuk mempererat kebersamaan sekaligus memperdalam penghayatan spiritual. Partisipasi umat dalam kegiatan ini diharapkan menumbuhkan semangat untuk menjalankan praktik kebajikan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari. Selain memperkuat hubungan dengan sesama umat, nilai cinta kasih juga dapat menjadi landasan untuk membangun hubungan yang damai dengan seluruh lapisan masyarakat. Dengan mengamalkan nilai-nilai tersebut, umat diharapkan dapat berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang penuh kepedulian dan saling menghargai.
Melalui Perayaan Puja Avalokitesvara Jagadmatha, Kemenag Medan berharap nilai cinta kasih dan welas asih semakin tertanam dalam kehidupan umat Buddha. Pengamalan nilai-nilai tersebut diharapkan tercermin dalam tindakan nyata, seperti membantu sesama, menjaga keharmonisan, dan menghormati perbedaan. Selain itu, pembinaan spiritual yang berkelanjutan diharapkan dapat memperkuat kesadaran umat untuk senantiasa mengembangkan kebajikan. Dengan demikian, semangat cinta kasih dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan kehidupan masyarakat yang damai, rukun, dan harmonis.

