Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam Fungsional Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Kota, Ust. Imam Pratomo, M.H.I., kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pembinaan keagamaan kepada masyarakat melalui kegiatan takziah dan perwiridan di Perumahan Deli Permata Biru, Kecamatan Delitua, Rabu (29/7/2026). Kehadirannya dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari pelayanan keagamaan yang bertujuan memberikan penguatan spiritual sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
Kegiatan yang dihadiri tokoh masyarakat, Badan Kemakmuran Masjid (BKM), serta puluhan jamaah itu berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan kekhusyukan. Selain memimpin doa kematian, Imam Pratomo juga menyampaikan tausiyah yang mengajak jamaah menjadikan setiap peristiwa kehidupan sebagai sarana untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Dalam ceramahnya, Imam Pratomo mengupas makna kematian sebagai sebuah kepastian yang akan dialami setiap manusia. Menurutnya, kematian bukanlah akhir dari perjalanan hidup, melainkan awal dari kehidupan yang kekal, sehingga setiap muslim hendaknya mempersiapkan bekal terbaik melalui amal saleh, menjaga hubungan baik dengan sesama, serta memperbanyak ibadah kepada Allah SWT.
“Kematian bukanlah akhir dari segalanya, melainkan pintu gerbang menuju pertanggungjawaban yang sesungguhnya. Oleh karena itu, mari kita jadikan momentum perwiridan dan takziah ini sebagai sarana muhasabah atau refleksi diri untuk terus memperbaiki kualitas ibadah kita kepada Allah SWT,” ujar Imam Pratomo di hadapan para jamaah.
Ia juga mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga tali silaturahmi, saling menguatkan dalam menghadapi musibah, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Menurutnya, kehadiran dalam majelis takziah bukan hanya bentuk penghormatan kepada keluarga yang berduka, tetapi juga menjadi pengingat bagi setiap muslim akan pentingnya mempersiapkan diri menghadapi kehidupan setelah kematian.
Usai penyampaian tausiyah, kegiatan dilanjutkan dengan zikir bersama dan pembacaan doa untuk almarhum yang dipimpin langsung oleh Imam Pratomo. Suasana khidmat menyelimuti seluruh jamaah yang larut dalam doa, memohon agar almarhum memperoleh ampunan dan tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran, kekuatan, dan keikhlasan.
Ketua Perwiridan Deli Permata Biru, Firmansyah, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Kota yang secara rutin memberikan pembinaan kepada masyarakat. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat bermanfaat dalam memperkuat pemahaman keagamaan sekaligus mempererat hubungan persaudaraan di tengah lingkungan masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, KUA Kecamatan Medan Kota terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan keagamaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Diharapkan pembinaan yang dilakukan secara berkesinambungan mampu meningkatkan kualitas kehidupan beragama, memperkuat nilai-nilai kebersamaan, serta menumbuhkan semangat untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT dalam setiap fase kehidupan.

