Tingkatkan Mutu Pembelajaran, Pengawas Katolik Kemenag Medan Gelar Supervisi Kelas

Medan (Humas) – Kementerian Agama Kota Medan terus berkomitmen meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Agama melalui pembinaan dan pendampingan kepada para guru. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan supervisi kelas yang dilaksanakan Pengawas Pendidikan Agama Katolik Kementerian Agama Kota Medan, Dr. Dewi Sartika Simbolon, M.Pd., terhadap guru Pendidikan Agama Katolik, Suriati Leonila Ginting, di SMA Negeri 21 Medan, Rabu (29/7/2026).

Kegiatan supervisi berlangsung di SMA Negeri 21 Medan yang beralamat di Jalan Kramat Indah/Selambo Ujung, Kelurahan Medan Tenggara, Kecamatan Medan Denai. Supervisi ini merupakan bagian dari program pembinaan profesional guru yang dilaksanakan secara berkelanjutan guna memastikan proses pembelajaran Pendidikan Agama Katolik berjalan efektif, berkualitas, dan mampu menjawab kebutuhan peserta didik.

Dalam pelaksanaannya, Dewi Sartika Simbolon melakukan observasi terhadap proses pembelajaran di dalam kelas, mulai dari strategi penyampaian materi, interaksi guru dengan peserta didik, hingga pengelolaan kelas. Selain itu, ia juga menelaah perangkat pembelajaran yang telah disusun guru, seperti modul ajar, asesmen, dan administrasi pembelajaran, kemudian memberikan masukan yang konstruktif sebagai bahan evaluasi dan pengembangan.

Menurutnya, supervisi akademik tidak hanya berfungsi sebagai sarana penilaian, tetapi juga menjadi media pendampingan bagi guru agar terus meningkatkan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian. Dengan adanya pembinaan yang berkesinambungan, guru diharapkan semakin termotivasi untuk menghadirkan pembelajaran yang kreatif, inovatif, serta berpusat pada peserta didik.

“Supervisi merupakan bagian dari pembinaan profesional guru. Kami berharap kegiatan ini dapat mendorong peningkatan mutu pembelajaran Pendidikan Agama Katolik sehingga peserta didik memperoleh layanan pendidikan yang semakin berkualitas,” ujar Dewi Sartika Simbolon.

Ia menambahkan bahwa guru memiliki peran strategis dalam membentuk karakter peserta didik melalui proses pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan materi, tetapi juga pada penanaman nilai-nilai iman, moral, dan budi pekerti. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi guru harus terus dilakukan agar mampu mengikuti perkembangan dunia pendidikan dan menjawab tantangan zaman.

Kegiatan supervisi mendapat sambutan positif dari pihak sekolah dan guru yang disupervisi. Melalui dialog dan refleksi bersama, berbagai masukan yang diberikan diharapkan dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran sehingga peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang lebih bermakna.

Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama Kota Medan menegaskan komitmennya dalam memperkuat mutu Pendidikan Agama di satuan pendidikan. Pembinaan yang berkelanjutan diharapkan mampu melahirkan guru-guru yang profesional, adaptif, dan inspiratif dalam mendidik peserta didik menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *