Penyuluh Agama Islam KUA Medan Sunggal Ajak Warga Binaan Rutan Tanjung Gusta Menjadi Umat Terbaik

Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Sunggal, Drs. H. Fuji, M.A., melaksanakan bimbingan kerohanian bagi warga binaan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Tanjung Gusta Medan. Kegiatan yang berlangsung di Masjid At-Taubah, Jalan Lembaga Pemasyarakatan Nomor 27, Tanjung Gusta, Medan, pada Selasa (28/7/2026) ini mengangkat tema “Menjadi Umat Terbaik di Sisi Allah SWT” sebagai motivasi bagi warga binaan untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas keimanan.

Dalam penyampaiannya, Fuji, mengajak seluruh peserta untuk menjadikan masa pembinaan sebagai momentum hijrah menuju kehidupan yang lebih baik. Menurutnya, setiap manusia memiliki kesempatan yang sama untuk bertobat dan meraih kemuliaan di sisi Allah SWT melalui keimanan, amal saleh, serta perubahan perilaku yang positif.

Fuji menjelaskan bahwa ciri-ciri umat terbaik sebagaimana diajarkan dalam Islam adalah senantiasa mengajak kepada kebaikan (amar ma’ruf), mencegah segala bentuk kemungkaran (nahi munkar), serta terus memperkuat keimanan kepada Allah SWT yang diwujudkan melalui amal saleh dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting bagi setiap muslim untuk meraih kebahagiaan di dunia dan akhirat.

Dalam tausiyahnya, beliau menegaskan, “Menjadi manusia terbaik bukan diukur dari masa lalu seseorang, tetapi dari kesungguhannya untuk bertobat, memperbaiki diri, mengajak kepada kebaikan, mencegah kemungkaran, serta senantiasa beriman dan beramal saleh. Allah SWT selalu membuka pintu rahmat bagi hamba-Nya yang ingin berubah menjadi lebih baik.”

Melalui kegiatan bimbingan kerohanian ini, diharapkan warga binaan semakin termotivasi untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, membangun akhlak mulia, serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat. KUA Kecamatan Medan Sunggal berkomitmen untuk terus menghadirkan pembinaan keagamaan sebagai bagian dari upaya membentuk masyarakat yang religius, berakhlak, dan bermanfaat bagi sesama.

Bimbingan kerohanian yang diberikan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Medan Sunggal menjadi sarana pembinaan spiritual bagi warga binaan agar senantiasa meningkatkan keimanan, memperbanyak amal saleh, serta mengamalkan nilai amar ma’ruf nahi munkar. Dengan demikian, mereka diharapkan mampu menjadi umat terbaik yang membawa manfaat bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat.(Paidi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *